Bukittinggi,KABA12.com — Sesuai direncanakan sebelumnya, Selasa (05/09) Walikota Bukittinggi, H M Ramlan Nurmatias meresmikan dioperasikannya alat pendeteksi gempa dan cuaca, Warning Receiver System (WRS).
Dengan adanya peralatan ini, diharapkan informasi yang diterima mengenai bencana alam bisa cepat diakses dan diinformasikan pada masyarakat.
Kepala BPBD Kota Bukitinggi, Musmulyadi dalam laporannya menyampaikan, WRS merupakan bantuan dari BMKG pusat dan Padang Panjang yang fungsinya menginformasikan tentang gempa, seperti lokasi atau titik kordinatnya dan kedalaman gempa itu sendiri.
Selain itu, alat ini juga menginformasikan, apakah gempa yang terjadi seperti gempa di laut berpotensi tsunami atau tidak serta menginformasikan terjadinya kerusakan bangunan ringan, sedang atau berat.
Sementara, Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Sialaing Bawah Padang Panjang yang juga koordinator BMKG Sumbar, Rahmat Triyono ST Diploma Seis MSc menyampaikan, pemberian bantuan WRS ke Bukittinggi dipandang sangat perlu, sebab Bukittinggi sendiri sering terjadinya gempa. Apalagi di Ngarai Sianok yang sebagian masuk wilayah Bukittinggi terdapat patahan Sumatera yang gempa bisa terjadi kapan saja. Dengan perlatan ini, infomasi akan cepat diketahui dan langkah-langkah apa yang akan diambil.
Walikota Bukittinggi, H M Ramlan Nurmatias SH menyampaikan terima kasih pada BMKG yang sudah memberikan bantuan WRS pada Bukittinggi dan perlatan seharga Rp 200 juta tersebut sangat diperlukan Bukittinggi.
Kedepan, Bukittinggi berencana akan membangun kantor BPBD yang lebih representatif dan peralatan lengkap di kawasan Guguak Bulek dan kepala BPBD diperintahkan membuat proposal meminta bantuan pada pusat untuk pembangunan kantor tersebut.
Sebab, kantor yang ada sekarang, selain kecil, pada tempat ini juga akan dikosongkan dari semua bangunan untuk pembangunan rumah sakit daerah Kota Bukittinggi.
Usai lounching WRS, juga dilakukan penanda tanganan MoU antara BMKG Padang Panjang dengan BPBD Bukittinggi disaksikan Walikota. Walikota dan yang hadir pada kesempatan itu juga berkesempatan melihat peralatan WRS tersebut ke dalam kantor BPBD Kota Bukittinggi. Semua jaringan terhubung secara otomatis dengan BMKG Padang Panjang.
(Ikhwan)
