Lubukbasung,kaba12 — Unsur gabungan Dinas Kesehatan Kabupaten Agam bergerak cepat dan berhasil menangani secara optimal seluruh warga terdampak keracunan akibat mengkonsumsi produk dapur SPPG MBG di Kecamatan Palupuah, Rabu, (2/9/2026).
Dari total dari yang dihimpun tim Dinkes Agam, terdata sebanyak 237 orang warga yang menderita keracunan, yang terdiri dari anak-anak sekolah, guru dan warga lainnya , 235 orang diantaranya sudah dibolehkan pulang,namun tetap dalam pengawasan petugas medis setempat.
Sementara 2 warga lainnya, mendapat perawatan lanjutan di Kota Bukittinggi,masing-masing 1 orang di RSUD Bukittinggi dan 1 orang di RST Bukittinggi, “informasi malam ini, kondisinya makin membaik, “jelas dr.H.Hendri Rusdian,M,Kes, Kadinas Kesehatan Agam menjawab kaba12 via ponselnya di Palupuah, Rabu, (2/9/2026) malam.

Dijelaskan, Hendri Rusdian, tim Dinkes Agam dari seluruh puskemas dan pustu yang ada di kecamatan Palupuah dikerahkan untuk menangani korban keracunan, yang diduga berasal dari makanan produk dapur SPPG MBG milik Yayasan Affa Adicitta Nagari Pasie Laweh, Kecamatan Palupuah, dimana seluruh korban yang melaporkan dan dibawah ke puskesmas maupun ke pustu tertangani dengan baik.
“Dari total 237 korban keracunan, 235 diantaranya sudah diperbolehkan pulang, namun tetap dalam pengawasan tenaga medis, sementara 2 lainnya dalam perawatan di dua rumah sakit di Bukittinggi, yang saat ini kondisinya semakin membaik, “jelas Kadinkes Agam itu lagi.
Ditegaskan Hendri Rusdian, sampai Rabu sore, seluruh penanganan sudah berhasil dilakukan oleh tim gabungan Dinkes Agam, didukung tim pemerintahan kecamatan, nagari, unsur Forkopimca dan berbagai unsur lain, yang bersama membantu penanganan warga yang terdampak keracunan.

Bahkan, hingga Rabu malam, tim Dinkes Agam masih terus bersiaga untuk memantau perkembangan kondisi, termasuk kemungkinan masih adanya laporan warga yang terdampak keracunan, termasuk pemantauan korban keracunan yang sudah diperbolehkan pulang tersebut.
“Alhamdulillah, berkat kerjasama tim dan dukungan berbagai pihak, penanganan korban keracunan berhasil kita lakukan sepanjang Rabu ini. Mudah-mudahan, tidak ada hal-hal yang luar biasa, namun kami masih terus bersiaga, “tegas Hendri Rusdian serius.
(HARMEN)
