Jakarta, KABA12.com — Songket Limpapeh Pandai Sikek dan tenunan Pamusihan, tampil dalam ajang INACRAFT 2018 yang dilaksanakan di Jakarta Convention Center selama lima hari mulai 25-29 April mendatang. Salah satu hasil kerajinan anak negeri Luhak Nan Tuo itu dipampangkan pada booth gallery Tanahdatar di Hall B 329 CC.
Ketua Dekranasda Tanah Datar Ny. Emi Irdinansyah, saat menyambangi booth Tanahdatar (329) di Hall B usai menghadiri pembukaan Inacraft mengatakan, IKM Tanahdatar kali ini membawa Gallery Songket Limpapeh Pandai Sikek dan tenunan Pamusihan dengan pewarna alam, serta sulaman.
“Ini merupakan bentuk kepedulian kita terhadap kerajinan daerah, serta kita juga saat ini sedang menggalakkan one village, one product. Semoga hasil kerajinan Tanahdatar kedepan semakin maju dan go Internasional, ditambah lagi kita saat ini sudah memiliki Sentra Tenun Kriya Minang di Lintau yang tidak lama lagi bakal diresmikan,” ucapnya.
Lebihlanjut dikatakan Emi Irdinansyah keikutsertaan dalam ajang-ajang seperti INACRAFT akan menambah wawasan bagi IKM Tanahdatar, “sehingga bisnis ini didaerah juga akan semakin berkembang dan gallery yang ada di Tanahdatar akan semakin dikenal baik Nasional maupun Internasional,” tuturnya.
Ketua Dekranasda Tanahdatar itu berharap eluruh perantau Minang di Jakarta dan sekitarnya mendukung para kreator tenunan maupun kriya lainnya sehingga para kreator di Tanahdatar dan Sumatera Barat semakin jaya.
“Datang dan kunjungi stand Tanahdatar di Hall B 329,” ajak Emi.
INACRAFT merupakan acara produk kerajinan terbesar di tanah air dan secara Internasional tersebut dikemas dalam Trade Fair. Event kerajinan ini untuk yang ke-20 tahun dilaksanakan di Jakarta Convention Center.
Jumlah peserta yang berasal dari IKM di seluruh daerah setiap tahunnya bertambah dan pada tahun ini INACRAFT diikuti 1.395 peserta dari seluruh pelosok tanah air
(Jaswit)
