Tanahdatar, KABA12.com — Wakil Bupati Tanah Datar Zuldafri Darma mengajak pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) di daerah tersebut menjadi pelopor anti narkoba dan penyakit masyarakat lainnya.
Hal ini disampaikan saat membuka sosialisasi bahaya narkoba bagi siswa SMA se-kabupaten Tanah Datar di Gedung Nasional Maharajo Dirajo Batusangkar Kamis (26/04).
Kegiatan sosialisasi diprakarsai alumni SMA Negeri 1 Batusangkar angkatan 88 sekaligus memperingati 30 tahun tamat di sekolah tersebut dihadiri Kapolres Tanahdatar AKBP. Bayuaji Yudha Prajas, Kajari Tanahdatar M. Fatria, Kepala SMAN 1 Batusangkar, Ketua Alumni 88 Kolonel Pasukan Novla Mirsyah, Majelis guru dan ratusan siswa SMA se-Kabupaten Tanahdatar lainnya.
“Mari kita bertekad untuk menolak peredaran narkoba, penyakit masyarakat dan jadilah peserta yang hadir sekarang menjadi Pelopor Anti Narkoba,” ucap wabup di depan hadapan ratusan siswa.
Dalam kesempatan itu, Wabup juga memasangkan pin tanda sebagai pelopor di lingkungan tempat tinggal masing-masing siswa.
Zuldafri menambahkan, pemerintah Kabupaten Tanahdatar akan terus mengintensifkan penyuluhan bahaya narkotika dan obat-obatan berbahaya lainnya kepada masyarakat, terutama kalangan pelajar dan generasi muda. Dengan harapan pelajar dan generasi muda jangan sampai terjerumus kepada obat-obat terlarang tersebut, “karena seluruh komponen masyarakat, pemerintah daerah dan instansi lainnya telah sepakat perang melawan narkoba,” ungkap Ketua BNK Tanahdatar itu.
Diakhir sambutannya Wabup sampaikan apresiasi kepada Alumni 88 yang telah menggagas acara ini, dan kepada peserta diharapkan, ikuti kegiatan ini dengan baik agar nantinya dapat diterapkan di lingkungan masing-masing.
Sebelumnya, Ketua alumni 88 Kolonel Pasukan Novla Mirsyah yang juga ketua pelaksana kegiatan mengatakan sosialisasi ini didasari atas keprihatinannya terhadap generasi muda khususnya pelajar, “kita sangat prihatin dengan maraknya pelajar dan generasi muda yang terlibat kasus narkoba,” kata Novla Mirsyah.
Dijelaskan Novla tujuan kegiatan ini untuk memberikan pemahaman bahaya penggunaan narkoba bagi diri sendiri, keluarga dan masyarakat, meningkatkan kesadaran hukum terhadap segala hal yang berkaitan dengan narkoba (memiliki, menggunakan dan mengedarkan) dan yang terpenting memberikan pemahaman bagi siswa SMA sebagai generasi penerus bangsa agar berakhlakmulia dan menghindari narkoba.
“Selain penyampaian materi dari narasumber, sosialisasi ini juga dilakukan diskusi dan pemutaran film pendek yang menginspirasi,” ujarnya.
(Jaswit)
