Duo Koto, KABA12.com — Jajaran personil Kepolisian sektor (Polsek) Tanjung Raya melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat umum di Puskesmas Pasar Ahad, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Rabu (7/2).
Pelaksanaan imunisasi vaksin Covid-19 tahap pertama ini menyasar kepada sejumlah kelompok seperti guru, ASN, mahasiswa, dan masyarakat umum usia 12 tahun ke atas.
Wakapolsek Tanjung Raya Iptu Akhiruddin menyebutkan, antusiasme masyarakat dalam mengikuti program pemerintah ini terbilang cukup tinggi. Dimana hal itu dibuktikan dengan banyaknya masyarakat yang mendaftar untuk mendapat imunisasi vaksin Covid-19 secara gratis.
“Alhamdulillah, berkat upaya sosialisasi dan ajakan dari Polsek Tanjung Raya, masyarakat mulai antusias ingin menjalani vaksinasi. Untuk sekarang tercatat ada sekitar 20 orang yang sudah divaksin disini,” kata Iptu Akhiruddin kepada KABA12.com, Rabu.

Ia mengakui, jumlah peserta vaksinasi di Puskesmas Pasar Ahad untuk hari ini kemungkinan akan bertambah, karena masih banyak masyarakat yang sedang antre mendaftar.
Disebutkan, pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Pasar Ahad dilakukan empat kali dalam seminggu, yakni setiap hari Senin, Selasa, Rabu, dan Kamis.
Sedangkan untuk di Puskesmas Maninjau, kegiatan vaksinasi dilaksanakan setiap hari Selasa, Kamis, dan Sabtu. Pemberian vaksin dimulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB.
Ia menjelaskan, pada Selasa (6/7) kemarin, jumlah masyarakat yang sudah menerima vaksin tercatat sekitar 156 orang. Proses vaksinasi dilakukan di dua tempat yaitu Puskesmas Maninjau dan Puskemas Pasar Ahad. Mereka merupakan masyarakat yang berstatus sebagai guru, ASN, pegawai BUMN, mahasiswa, lansia, anak-anak usia 12-17 tahun, dan warga umum lainnya.

Menurut mantan KBO Satbinmas Polres Agam ini, melalui program imunisasi vaksin bagi masyarakat diharapkan dapat menekan angka penularan Covid-19, sehingga wilayah Agam khususnya tidak terkena dampak kebijakan PPKM Darurat seperti yang dilakukan di Jawa-Bali.
“Kita berharap kasus positif Covid-19 di Sumbar pada umumnya terus melandai agar bisa beralih dari status zona orange ke zona hijau. Intinya, protokol kesehatan mesti harus konsisten diterapkan, dan program vaksinasi harus kita sukseskan bersama guna memutus rantai Virus Corona,” jelasnya.
(Bryan)
