Bukittinggi, KABA12.com — Puluhan kader PKK kelurahan Benteng Pasa Ateh, kecamatan Guhuak Panjang, mengikuti pertemuan bulanan kader PKK, di kantor Lurah Benteng Pasa Ateh, Jumat (20/04).
Pada kegiatan kali ini, para kader diberikan penyuluhan terkait agama Islam, keterampilan pembuatan kue dan penyuluhan bahaya kanker.
Marnetty, SH, Kasi Pembangunan Pemberdayaan Masyarakat dan Ekonomi (PME) sekaligus sekretaris PKK kelurahan Benteng Pasa Ateh, menjelaskan, anggota PKK kelurahan Benteng Pasa Ateh berjumlah 45 orang. Setiap bulan, dilaksanakan pertemuan rutin yang dihadiri para kader, untuk menambah pengetahuan.
“Pertemuan bulanan ini, rutin kita lakukan setiap bulan pada hari Jumat minggu ketiga. Setiap pertemuan diberikan penyuluhan dengan tema yang berbeda. Untuk kesempatan kali ini, ada tiga tema, agama Islam, keterampilan pembuatan kue dan kesehatan khususnya pengenalan penyakit kanker,” jelasnya.
Lurah Benteng Pasa Ateh, Ismet Fauzi, menyampaikan, pihak kelurahan mendukung penuh pertemuan bulanan PKK ini. Ia mengaku banyak dampak positif yang didapat dari kegiatan ini, khususnya bagi para kader untuk dapat disosialisasikan juga kepada masyarakat.
“Kegiatan ini sangat menarik dan bermanfaat bagi para kader PKK dan masyarakat secara kseseluruhan. Dimana nantinya kita harapkan, para kader yang telah mendapatkan penyuluhan, bisa meneruskan ilmunya kepada masyarakat sekitar, khususnya di kelurahan Belakang Balok,” jelas Lurah.
Terkait tiga tema yang diangkat pada pertemuan bulan April ini, Ismet Fauzi menjelaskan, untuk penyuluhan Agama Islam, didatangkan penyuluh yang SK-nya sitetapkan langsung oleh Kemenag Bukittinggi. Sedangkan untuk keterampilan pembuatan kue, didatangkan pelaku ekonomi yang sudah profesional di bidang produksi kue di Bukittinggi. Sehingga kader dan warga juga dapat membuat kue sendiri untuk menyambut Ramadhan dan Idul Fitri nanti.
Bidang kesehatan, kali ini dibahas tekait pengetahuan penyakit kanker, yang penyuluhannya diberikan oleh tim dari yayasan kanker Indonesia.
Tema kanker diangkat, karena penyakit mematikan nomor tiga itu, harus dikenali warga.
“Banyak yang tidak tahu apa gejala dan jenis kanker itu sendiri. Dengan penyuluhan ini, tentunya para kader dapat mengetahui, jenis kanker, gejalanya dan upaya mengantisipasinya,” ujarnya.
Pertemuan bulanan ini, tentu dapat menambah wawasan dan keterampilan kader pkk, sekaligus mempererat silaturrahmi para kader PKK.
“Dengan penambahan pengetahuan ini, kader PKK juga dapat menorehkan prestasi seperti PKK kelurahan lain di Bukittinggi,” ujar Ismet.
(Ophik)
