Batang Tumayo Kembali Mengamuk, Jorong Kubu Direndam Banjir

Sungai Batang,kaba12.-Aliran sungai Batang Tumayo, di wilayah Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya kembali mengamuk, menyusul hujan lebat yang mendera wilayah itu, Kamis, (5/11/2026) sore hingga malam.

Informasi yang dihimpun kaba12, dampak luapan aliran sungai Batang Tumayo tersebut, kembali memicu banjir yang memicu areal pemukiman warga dan ruas jalan di Jorong Kubu, Pasar Sungai Batang dan beberapa titik lain, yang menjadi langganan luapan banjir, jika sungai tersebut meluap.

Sungai Batang Tumayo, salah satu sungai besar di Kecamatan Tanjung Raya itu, sudah kerap mengamuk pasca bencana hidrometeorologi 2025, yang menyebabkan puluhan hektar areal pertanian, rumah penduduk bahkan menelan korban jiwa.

Hingga saat ini, aliran sungai tersebut, kerap meluap, jika dipicu curah hujan tinggi di kawasan Sungai Batang, yang menyebabkan banyak kawasan terendam banjir, bahkan menyebabkan warga harus mengungsi, karena rumah-rumah mereka dipenuhi banjir dan lumpur.

Informasi yang diperoleh kaba12 dari Miswardi Sidi Bagindo, Ketua TKSK Agam yang berada di lokasi kejadian Kamis, (5/11/2026) malam menyebutkan, hujan lebat yang mengguyur wilayah Sungai Batang sejak Kamis sore, kembali memicu luapan banjir aliran sungai Batang Tumayo.

Bahkan, Kamis malam, areal pemukiman warga kembali dipenuhi banjir bercampur lumpur pekat yang memenuhi kawasan pemukiman, badan jalan dan areal pertanian.

Disebutkan, kawasan yang terdampak cukup parah pasca bencana hidrometeorologi 2025 lalu itu, saat ini masih berstatus siaga, pasalnya sangat rentan terdampak, sementara warga yang sejak Kamis sore sudah waspada, memilih mencari lokasi aman, terutama di rumah-rumah keluarga dan masjid.

“Kami masih memantau perkembangan di lapangan, mudah-mudahan tidak ada hal yang luar biasa malam ini, dan luapan banjir tidak begitu besar, “sebut Miswardi Sidi Bagjndo lagi.

Sementara, informasi yang diperoleh kaba12, amukan aliran sungai Batang Tumayo seakan tak henti sejak 25 November 2025 lalu. Hingga saat ini, penanganan masih terus dilakukan pemerintah, tidak hanya normalisasi aliran sungai, tapi juga pembangunan jembatan yang ambruk diterjang banjri bandang.-HARMEN.-

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buktikan bahwa Anda manusia: 3   +   1   =