Masakan asal Minangkabau Sumatera Barat dikenal banyak menggunakan santan.
Apakah itu makanan utama, makanan selingan, kue tradisional, hingga minuman, kebanyakan menggunakan santan.
Pisang tersebut dipanggang beserta kulitnya,proses pemanggangan sekitar 7 sampai 10 menit. Lalu, jika pisang sudah terlihat layu dan lunak, baru diangkat.Sebelum diletakkan di atas piring, terlebih dahulu buka kulit pisangnya.Jika sudah, letakkan dalam piring dan disiram dengan saus santan. Dan disajikan bersama roti gabin dan roti tawar.
Awalnya pengunjung bisa milih, tapi karena saat ditanya pengunjung jawabnya terserah, yasudah dua dua nya saja saya sajikan. Pisang Bakar Santan buatan alumni Universitas Bung Hatta ini dibandrol Rp 10 ribu.
Hanya mengeluarkan uang Rp 10 ribu, sudah mendapatkan satu porsi yang isinya tiga buah pisang bakar, satu roti tawar, satu roti gabin yang sudah disiram dengan saus santan. Kadang ada yang kaget, kok biasanya ini ada di bukittiggi sekarang ada di Padang.
Bagi yang berminat ingin mencoba pisang bakar santan ini bias ditemukan di Jalan Bakti 1 No 12 A Banjir Kanal Alai Parak Kopi.Dan sudah bisa dipesan dari pukul 13.30 hingga 20.00 WIB, dan libur di Hari Minggu.
(Sumber : tribunpadang.com)
