Bayua, kaba12.com — Tim gabungan penanggulangan pasca bencana longsor dan banjir jorong Sungai Rangeh, nagari Bayua, kecamatan Tanjung Raya, Sabtu,(21/12) berlanjut dengan pembersihan di beberapa lokasi.
Pembersihan diarahkan untuk pembenahan sarana terdampak, baik jalan, saluran irigasi, pembersihan lapangan dan lokasi lain.
Camat Tanjung Raya Handria Asmi menyebutkan, personil gabungan penanganan pasca bencana dibagi menjadi 3 tim, masing-masing tim 1 terdiri dari TNI, jorong dan masyarakat menyisir hulu banda Sungai Rangeh guna mencek kondisi di hulu sungai penyebab banjir.

Kemudian tim 2 terdiri dari petugas alat berat dan DPUTR bertugas melaksanakan lanjutan normalisasi sungai dan tim 3 terdiri dari unsur BPBD, Satpol. PP- Damkar, PMI, TNI, dan relawan yang bertugas membersihkan saluran air di jalan utama Bayua dekat simpang Sungai Rangeh.
Ditambahkan Handria Asmi, setelah selesai seluruh tim bergabung di posko untuk pembersihan rumah dinas guru dari batu dan kayu guna mencari kemungkinan ada barang berharga milik guru.
” Selain itu juga digelar rapat dengan komite sekolah guna mencari alternatif lain lokasi pembangunan rumah dinas guru yang rusak dengan syarat lahan harus bebas,” jelas Handria Asmi.

Bencana banjir dan longsor di jorong Sungai Rangeh, nagari Bayua, kecamatan Tanjung Raya, Kamis,(19/12) malam, menyebabkan kerusakan serius di ruas jalan di jorong itu, merusak 5 unit rumah warga, 1 mushalla, 1 TK, rumah guru, lapangan bola volli dan menutup saluran drainase di ruas jalan Sungai Rangeh tersebut.
HARMEN
