Lubukbasung, KABA12.com — Meski Agam sudah termasuk salah satu daerah kemajuannya sudah menyamai daerah maju di Sumatera Barat, ada juga sebagian kecil yang memanfaatkan air sungai untuk bersih-bersih, mandi, cuci pakaian, dan sebagainya.
Beberapa saluran irigasi di berbagai lokasi belum terbebas dari dicemari sampah. Sebagian warga masih saja belum banyak menyadari membuang sampah ke sungai akan menimbulkan malapetaka, saluran air, termasuk irigasi bakal tersumbat.
Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Agam Ofrison, Jumat (3/1) masih ada oknum warga masih membuang sampah ke sungai.
Disebutkan, secara bertahap pihaknya akan memberi pengertian kepada warga, terutama petani yang tergabung dalam organisasi Petani Pengelola Pemakai Air (P3A).
Petani yang sudah tergabung P3A itu sering dapat pembinaan, baik dari lembaga dari Dinas PUTR khususnya dari PSDA maupun dari Dinas Pertanian Kabupaten Agam.
‘’Demi menjaga sungai tetap bersih dan tidak tercemar sampah, diharapkan semua warga tidak membuang sampah ke sungai atau saluran irigasi.’’harapnya
(Ardi)
