Bukittinggi, KABA12 — Meskipun belum diresmikan, namun Perpustakaan umum daerah Bukittinggi Mr. Sjafruddin Prawiranegara, telah memulai layanan untuk masyarakat. Menariknya, sejak beberapa bulan terakhir, perpustakaan yang baru selesai dibangun ini, juga telah melaksanakan Layanan Tranformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TP BIS).
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bukittinggi, Nauli Handayani, menjelaskan, perpustakaan umum daerah Bukittinggi ini, selesai dibangun akhir 2025 lalu melalui DAK pusat sebesar Rp8,8 miliar untuk pembangunan fisik gedung. Selanjutnya, Pemko Bukittinggi melanjutkan pembangunan landscape melalui dana APBD tahun 2026 sebesar Rp2,5 miliar, untuk membangun landscape, taman, bangku, cafe dan penghijauan.
“Kita juga masih melaksanakan sejumlah pembangunan sarana prasarana pendukung interior lainnya,” jelasnya, Sabtu (17/10).
Nauli menekankan, pembangunan perpustakaan ini, tidak hanya melayani masyarakat akan kebutuhan bacaan saja. Namun, perpustakaan umum daerah Bukittinggi, yang diberi nama perpustakaan Mr. Sjafruddin Prawiranegara, menjadi sarana untuk belajar dan edukatif, melalui program Layanan Tranformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TP BIS).
“Perpustakaan ini dikonsep tidak hanya menjadi tempat membaca dan menyimpan sebagai ruang belajar bersama yang interaktif, edukatif dan inklusif. Untuk itu, dilakukan berbagai kelas, diantaranya, kelas tahsin, public speaking dan sejumlah kelas lainnya,. Setiap minggu kita laksanakan. Alhamdulillah, antusias warga cukup tinggi. Semoga kami berikan kebermanfaatan yang positif bagi masyarakat,” ujarnya.
Bunga, salah seorang warga yang juga telah terdaftar sebagai anggota pustaka umum daerah Bukittinggi, mengaku tertarik untuk ikuti kelas yang dilaksanakan di Perpustakaan Mr. Sjafruddin Prawiranegara di bawah pengelolaan Disperin.
“Kami senang dengan kegiatan ini, meskipun usia sudah melewati usia sekolah, tapi kita bisa tetap belajar dengan seru, santai dan mendapat ilmu yang belun pernah didapat selama ini. Termasuk salah satunya kelas citizen journalism hari ini,” ungkapnya.
Menurut rencana, Perpustakaan Umum Daerah Bukittinggi Mr. Sjafruddin Prawiranegara, akan diresmikan pada 19 Desember 2026. Sejumlah sarana prasarana terus dikebut, untuk menciptakan pustaka dengan suasana yang nyaman dan menarik.
(Ophik)
