Awas..!!…Lobang Maut Kembali Menganga di Ruas Jalan Lubukbasung

Lubukbasung,kaba12 — Para pengguna jalan, baik jalur jalan propinsi maupun ruas jalan kabupaten di pusat pemerintahan Kabupaten Agam di Kota Lubukbasung, harus lebih waspada, menyusul kembali menganganya lobang-lobang di jalur jalan utama yang mengundang maut.

Proses perbaikan yang “katanya”,secepatnya dilakukan pemerintah, hingga menjelang akhir bulan Oktober ini masih belum terlihat. Yang digarap saat ini,justru pelebaran jalan propinsi di beberapa ruas, sementara perbaikan perbaikan jalan penuh lobang masih tak jelas wujudnya.

Pantauan kaba12, di sepanjang ruas utama Kota Lubukbasung, mulai dari Siguhung sampai ke Simpang Gudang, Manggopoh, mayoritas jalan mengalami kerusakan serius, selain lobang-lobang yang kembali menganga akibat “tambalan seadanya”dikikis hujan, sehingga kembali membuat lobang besar mengundang maut.

Bahkan di beberapa titik, kondisinya cukup parah, terutama di Luak Gadang,Jorong II Balai Ahad, selain jalan berlobang,jembatan vital nyaris roboh setengah dan kini dipasang tanda pengaman. Jalan berlobang, juga banyak ditemui mulai dari Hilir Pasar Lamo Lubukbasung sampai ke Monggong, bahkan lobang besar bak kubangan kerbau ditengah aspa, menganga persis di depan toko Serba 35 Simpang Tigo.

Kondisi serupa, juga terlihat di ruas jalan pusat kota, terutama di Padang Baru, menuju Talago, jalur Ujuang Labuah sampai ke Sungai Jariang, bahkan, warga sengaja menanam bunga yang dicor semen ditengah jalan, demikian juga jalur Balai Ahad -Banda Baru, dan berbagai titik lain, yang masih belum tersentuh perbaikan.

Banyak pengguna jalan yang mengeluhkan kondisi itu, seperti disebutkan Ahmad, warga Simpang Tigo, Alfian, warga Tengkong-Tengkong, Wardiman, warga Surau Kariang dan beberapa lain, yang meminta pemerintah segera merealisasikan janji perbaikan jalan yang kondisinya masih memprihatinkan, “ kalau viral, baru ditambal sedikit, sementara, perbaikan permanen tidak dilakukan, padahal sudah banyak korban kecelakaan yang jatuh, “sebut Radimas, warga Simpang Tigo, kepada kaba12, Senin, (19/10/2026).

Sementara, hingga saat ini, konfirmasi resmi dari pihak terkait di Pemprov Sumbar, maupun dari Pemkab. Agam masih belum diperoleh, terutama rencana perbaikan yang akan dilakukan, untuk mengantisipasi semakin banyaknya jatuh korban di jalan raya akibat jalan berlobang.

(HARMEN)

4Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buktikan bahwa Anda manusia: 7   +   3   =