Lubukbasung,kaba12 — Camat Lubukbasung Ricky Eka Putra minta seluruh masyarakat Lubukbasung meningkatkan kewaspadaan menyusul meningkatnya kasus rabies dampak gigitan anjing liar beberapa waktu belakangan.
Bahkan, sesuai informasi yang diperoleh kaba12, kasus gigitan anjing yang berpotensi rabies dalam 2 bulan terakhir sudah terjadi 3 kasus gigitan anjing dengan gejala rabies yang harus mendapat penanganan khusus oleh tim medis di RSUD Lubukbasung.
Terjadi, kasus gigitan anjing berpotensi rabies terjadi Rabu, (20/8) kemarin,yang korbannya sudah dilarikan ke IGD RSUD Lubukbasung yang saat ini mendapat perawatan intensif di rumah sakit tersebut.

Disebutkan Ricky Eka Putra, kasus gigitan anjing liar yang beberapa waktu belakangan meningkat, memicu kekuatiran banyak pihak, pasalnya kasus gigitan tersebut berpotensi rabies dengan dampak yang cukup mengerikan pada korban.
Untuk penanganan kasus yang terjadi,pihaknya sudah berkoordinasi dengan unsur terkait, baik dengan Dinas Kesehatan Agam, RSUD Lubukbasung dan Dinas Pertanian Agam ( bidang peternakan) ,terutama dalam upaya mengantisipasi dampak terhadap warga.
“Kita sudah membahas hal itu, terutama mencari solusi yang tepat untuk mengantisipasi merebaknya kasus rabies dampak gigitan anjing liar yang makin meresahkan itu, “sebutnya.
Camat Lubukbasung itu,bahkan sudah menyebarluaskan informasi dan sosialisasi pada masyarakat untuk mewaspadai kasus rabies akibat gigitan anjing liar itu pada masyarakat, termasuk dengan para walinagari, salah satunya meminta para pemilik ternak anjing untuk mengawasi dan mengontrol hewan peliharaan masing-masing dengan rutin melakukan pengecekan kondisi kesehatan hewan mereka.
Ricky Eka Putra juga meminta masyarakat untuk segera menginformasikan pada pihak terkait jika melihat ada anjing liar yang dicurigai memiliki ciri-ciri mengidap rabies, agar tidak berdampak terhadap masyarakat lainnya, “ masyarakat kami himbau untuk lebih waspada, dan menjaga betul hewan peliharaan masing-masing, “harapnya
,(HARMEN)
