Lubukbasung,kaba12 — Manajemen RSUD Lubukbasung sampai klarifikasi terbuka terkait dengan unggahan di beberapa akun media sosial yang mengeluhkan mutu pelayanan rumah sakit tersebut, khususnya ketika mendapatkan pelayanan di Instalasi Gawat Darurat.
Unggahan yang kini viral di beberapa platform media sosial itu, justru disayangkan oleh pihak RSUD Lubukbasung, karena sumber penyebar informasi yang tidak jelas, dan akun penyebar informasi tidak dapat diverifikasi sebagai pasien atau keluarga pasien yang menerima pelayanan di rumah sakit tersebut, sehingga informasi yang disebarkan akun tersebut belum dapat diyakini kebenarannya.
Hal itu ditegaskan dr. Riko Krisman,Sp,An, Direktur RSUD Lubukbasung didampingi Kabid.Pelayanan dr.Syahroni, waktu dikonfirmasi kaba12, terkait dengan viralnya protes warga melalui beberapa akun media sosial Rabu, (5/8/2026).

Ditegaskan Riko Krisman, secara spesifik, manajemen RSUD Lubukbasung menegaskan sangat terbuka dengan kritikan dan masukan dalam upaya terus berbenah dalam upaya memberikan pelayanan terbaik.
Namun, pihaknya berharap para masyarakat untuk bijak dalam mengelola akun media sosial, terutama dengan melakukan verifikasi informasi terlebih dahulu sebelum dipublikasikan, “hal-hal seperti ini, bisa menimbulkan kesalah-pahaman public, “tegasnya.
Dijelaskan, setelah pihaknya bersama unsur pimpinan RSUD Lubukbasung menerima informasi adanya di media sosial terkait dengan pelayanan IGD, pihaknya langsung bergerak dengan melakukan verifikasi terhadap informasi yang beredar, termasuk verifikasi dan konfirmasi pada akun media sosial yang mempublis informasi tersebut.
Namun, ulas Riko Krisman, karena akun yang melansir informasi itu, tidak bisa diverifikasi sebagai pasien atau keluarga pasien pihaknya kesulitan untuk mendapatkan detail kondisi, informasi dan upaya klarifikasi atas kabar yang dilansir.
“Kami sangat terbuka dengan kritikan dan masukan, karena hal itu merupakan energi lebih dalam upaya perbaikan dan pembenahan yang terus kami lakukan. Namun, kami berharap, masyarakat, pasien atau keluarga pasien, juga bisa terbuka menyampaikan informasi kepada kami, sehingga kamipun bisa langsung menindaklanjuti dan mengklarifikasinya, “ tegas Direktur RSUD Lubukbasung itu lagi.
Riko Krisman menambahkan, terkait kasus terkini yang terjadi, hingga saat ini pihaknya belum menerima pengaduan resmi sesuai kronologis yang disampaikan dalam unggahan di media sosial tersebut, sehingga pihaknya pun kesulitan untuk melakukan penelusuran terkait masalah yang terjadi.
“Kami ajak masyarakat, pengguna akun media sosial dan pemerhati masalah-masalah sosial untuk ikut membantu kami dengan terbuka menyampaikan laporan terkait masalah pelayanan di RSUD Lubukbasung, sehingga kamipun akan bergerak cepat untuk melakukan penelurusan, mengklarifikasi dan melakukan perbaikan. Kami sangat terbuka akan masukan dan kritikan, karena rumah sakit untuk melayani semua masyarakat yang membutuhkan pelayanan kok,bersama kita koreksi,bersama kita benahi, “ tegas Riko Krisman, Direktur RSUD Lubukbasung itu dengan serius.
(HARMEN)
