Jelang PBM Tatap Muka, Ketua DPRD Agam Monitoring Kesiapan Sekolah

Matur, kaba12.com — Ketua DPRD Agam Novi Irwan, pimpin tim monitoring III kesiapan sekolah menghadapi proses belajar mengajar (PBM) tatap muka yang dijadualkan akan diberlakukan Agustus mendatang di kabupaten Agam.

Ketua DPRD Agam Novi Irwan dalam kegiatan monitoring tersebut, didampingi staf ahli bupati Agam Aryati, Asisten III Sekab.Agam H.Junaidi, Kepala Badan Kesbangpol Agam Yunilson, disambut Camat Matur Edo Aipa Pratama dan kepala Puskesmas Kecamatan Matur.

Tim III monitoring yang dipimpin ketua DPRD Agam itu, mengunjungi beberapa sekolah dari tingkat sekolah dasar sampai tingkat sekolah menengah kejuruan untuk kesiapan sekolah untuk belajar tatap muka.

Ketua DPRD Novi Irwan menyebutkan, jika kabupaten Agam sudah dinyatakan berada dalam zona hijau covid-19, maka kegiatan PBM tatap muka akan diberlakukan, namun dengan penerapan kebiasaan baru sesusai standar kesehatan.

Penerapan protokol kesehatan, ulas Novi Irwan, terutama pemasangan perangkat alat cuci tangan, aturan pemakaian masker, face shield, pengaturan tempat duduk siswa, pengaturan jadual belajar sistim shiff dan aturan lainnya.

Di kecamatan Matur, tim monitoring mengunjungi SDN 01 Matur, disambut kepala Erniyanti beserta majlis guru di SD 01 Matur, SDN 04 Matur, MTsN 12 Matur dan SMK 1 Matur,mayoritas sekolah yang dikunjungi sudah mempersiapkan pernagkat pendukungh sesuai aturan protokol kesehatan standar covid-19.

“ Kita perlu mensiasati jika sudah mulai belajar mengajar, mengharapakan siswa menggunakan masker dan membawa bekal makanan dari rumah, pihak sekolah harus mengatur waktu siswa datang ke sekolah, apakah nantinya satu kelas satu hari atau dijadikan beberapa kelas per shif, “ ulas Novi Irwan.

Diharapkan ketua DPRD Agam itu untuk mencegah penyebaran virus corona itu, apalagi dalam PBM tatap muka, harus dimaksimalkan persiapan baik seperti tempat cuci tangan, baik di dalam ruangan kelas dan diluar, serta ketentuan lain yang diatur dalam protokol kesehatan.

Hasil monitoring tersebut, ulas Novi Irwan, akan dirumuskan bersama dengan tim gugus tugas percepatan penanganan covid-19 (GTP2 Covid-19) Agam, untuk merekomendasikan kesiapan sekolah yang sudah dimonitor.

HARMEN

0Shares