Tiku, kaba12.com — “Bunda, kapan ayah pulang”. Pertanyaan Nayla,(5), putri semata mayang Zainal,(35), warga jorong Masang, Nagari Tiku V Jorong, kecamatan Tanjung Mutiara, begitu menyayat jantung camat Tanjung Mutiara Hidayatul Taufik, saat mengunjungi kediaman Zainal, Senin,(20/7), yang dinyatakan hilang sejak Jumat pekan lalu di telan keruhnya aliran sungai Batang Masang.
Hidayatul Taufik mengaku tak kuasa menahan kepiluan, saat mendengar sang anak bertanya pada ibunya Aisyaih, tentang keberadaan ayahnya yang tak kunjung kembali ke rumah. Aisyaih istri Zainal, yang suaminya sudah 4 hari dinyatakan hilang itu, hanya bisa menghela napas, menahan beban berat karena suaminya tak kunjung ditemukan.

Apalagi, saat rombongan Forkopimca Tanjung Mutiara, masing-masing camat Hidayatul Taufik, Kapolsek Tanjung Mutiara dan Danramil, sengaja mengunjungi kediaman Zainal, warga Masang yang sejak Jumat,(17/7) lalu hilang ditelan arus sungai Batang Masang saat mencari lokan, pertanyaan lugu sang anak kerap terlontar, yang hanya bisa disambut tangis pilu oleh Aisyah.
Saat berkunjung ke kediaman Zainal, rombongan Forkopimca Tanjung Mutiara disambut Aisyah sang istri, yang bercerita setiap hari putrinya selalu bertanya kapan ayahnya pulang, kenapa ayah lama sekali perginya.
Aisyiah, mengaku hanya menahan sebak dan haru di dada, sang bunda menjawab bahwa ayahnya akan pulang sebentar lagi, berusaha tegar dan kuat di depan sang anak namun sang ibu pun tidak mampu menahan airmata yang terus menitik di wajahnya, bengkak dimata karena sering menangispun tak bisa disembunyikan. “Kami kangen ayah…,”ucapnya lirih sembari memeluk anaknya.
Hidayatul Taufik sendiri, mengaku tidak bisa berkata banyak saat mengunjungi kediaman Zainal, selain untuk menguatkan keluarga Zainal agar selalu mendoakan keberadaannya, sehingga bisa ditemukan segera dalam keadaan selamat, dan meminta keluarga kecil itu tabah menghadapi cobaan yang dihadapi.

“Mari kita doakan, semoga ayah Nayla selamat, doakan juga tim yang sedang berupaya di lapangan, ” ungkap camat Tanjung Mutiara itu menguatkan.
Rombongan forkopimca Tanjung Mutiara itu, juga menyerahkan bantuan sembako untuk keluarga Zainal.
Upaya pencarian Zainal sendiri, sebut Hidayatul Taufik, hingga hari ke-empat Senin, masih belum membuahkan hasil, walau tim SAR gabungan sudah memperlebar radius pencarian, termasuk melibatkan berbagai unsur termasuk masyarkaat setempat, “ kita berharap, Zainal bisa segera ditemukan, “ harapnya.
HARMEN
