Maninjau, kaba12.com — Anggota DPRD Sumatera Barat, H Syafril Huda melakukan kunjungan kerja atau reses ke Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, untuk menjaring aspirasi masyarakat khususnya para nelayan tangkap di Danau Maninjau, Rabu (17/3).
Reses perorangan anggota DPRD Sumbar komisi III ini digelar di aula kantor Camat Tanjung Raya, serta dihadiri oleh Sekretaris Camat, Sekertaris Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar, Penyuluh Perikanan Tanjung Raya, Penyuluh Pertanian, Kelompok Nelayan Tangkap, tokoh masyarakat, dan tamu undangan lainnya.

Anggota DPRD Sumbar Syafril Huda mengatakan, kegiatan reses ini bertujuan untuk menyerap aspirasi masyarakat atau konstituennya secara langsung, yang nantinya hasil reses tersebut dituangkan dalam bentuk pokok pikiran atau pokir.
“Khusus di Tanjung Raya, tadi kita fokus membahas atau menampung aspirasi di bidang alat tangkap nelayan. Dimana selagi aspirasi itu bisa dianggarkan dan dibolehkan didalam pokir DPRD Propinsi, kami akan menyalurkan bantuan kepada kelompok nelayan berupa jaring tangkap, pelampung dan lainnya,” ujar Syafril Huda kepada kaba12.com, usai melakukan reses dengan kelompok nelayan tangkap Kecamatan Tanjung Raya.
Ia menuturkan, pihaknya telah menganggarkan dana di periode 2021 sebanyak Rp 500 juta yang akan digunakan untuk pengadaan mesin boat long tail bagi nelayan. Akan tetapi untuk penyaluran bantuan bagi nelayan tangkap di Kecamatan Tanjung Raya nantinya akan dianggarkan pada tahun 2022, karena di tahun 2021 ini masa pembahasannya sudah selesai.

“Makanya di bulan Juli tahun ini proposal pengajuan bantuan tersebut sudah disiapkan, dengan catatan kelompok itu terdaftar di Nagari, Kecamatan, dan Kabupaten, termasuk di dinas-dinas terkait. Artinya pengajuan bantuan ini tidak bisa asal-asalan,” ungkap anggota DPRD Sumbar fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu.
Disamping itu, pihaknya juga akan melakukan pelatihan bagi masyarakat di bidang perikanan, pertanian, peternakan, dan perkebunan, dengan tujuan untuk meningkatkan dan mengembangkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).
“Tahun 2022 kita anggarkan untuk penyaluran bantuan dan pelatihan di bidang-bidang tersebut,” katanya.

Kendati demikian, dengan adanya pertemuan ini diharapkan nantinya dapat membantu dan menambah pendapatan ekonomi masyarakat khususnya para nelayan di Kecamatan Tanjung Raya.
“Seluruh aspirasi dan masukan dari masyarakat yang dipaparkan tadi, akan kita bahas di tingkat Provinsi sebagai tindak lanjut proses perencanaan dan penganggarannya,” jelasnya.
(Bryan)
