Ibnu Asis Serahkan Pokir Mesin Obras

Bukittinggi, KABA12 — Ibnu Asis, Anggota DPRD Kota Bukittinggi daerah pemilihan (dapil) Mandiangin Koto Selayan (MKS) kembali memperlihatkan perhatian dan kepeduliannya pada para pelaku pemula industri kreatif rumah tangga, khususnya ibu-ibu muda yang memiliki keterampilan menjahit di Kecamatan Mandiangin Koto Selayan.

Pria yang akrab dipanggil “abi” itu, melalui usulan pokirnya pada Dinas Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja telah menyerahkan bantuan berupa mesin obras sebanyak delapan unit untuk 16 orang penerima manfaat. Bantuan itu diserahkan Senin (31/07) lalu, di Showroom Malinda Bordir jalan Mr. A.Sa’at, Sanjai.

Kepada ibu-ibu tangguh penerima bantuan mesin obras tersebut, Ibnu berpesan agar mereka dapat memanfaatkan dan menjaga bantuan tersebut dengan sebaik-baiknya. Dengan harapan, semoga melalui perantaraan mesin obras tersebut, skill menjahit ibu-ibu kreatif itu akan semakin bertambah dan sekaligus membuka jalan bagi mereka untuk memperoleh tambahan pendapatan sehari-hari.

“Semoga ini bermanfaat dan semoga ke depannya, kami dapat menambah jumlah dan jenis bantuan sesuai skill dan ekspektasinya masing-masing. Dan kami juga berharap agar penerima manfaat ini segera membentuk kelompok usaha sejenis secara bersama-sama, karena biasanya beragam bantuan yang datang, baik dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Kota disalurkan melalui kelompok usaha tersebut,” ungkapnya.

Nikki salah seorang penerima bantuan dari Palolok, berterima kasih atas perhatian Ibnu Asis yang pedulian terhadap para pelaku pemula industri rumah tangga seperti dirinya.

Sementara itu Nadia, penerima bantuan dari Gulai Bancah merasa mendapatkan “durian runtuh” dan bertekad kuat untuk terus mengasah dan meningkatkan skill menjahitnya melalui bantuan pokir mesin obras politisi PKS itu.

Nampak hadir pada kegiatan penyerahan bantuan pokir Ibnu tersebut, Eva Juliet dan Romi Setiawan mewakili Dinas Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja Bukittinggi serta tuan rumah pemilik Showroom Malinda Bordir Sanjai beserta tokoh masyarakat setempat.

(Harmen)

0Shares