Pasca Longsor di Tanjung Raya, BPBD Agam Fokuskan Pembersihan Rumah Warga

Muko-Muko, KABA12 — Tim BPBD Agam bersama petugas gabungan terus melakukan upaya penanganan pasca bencana longsor yang melanda 2 nagari di Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam.

Saat ini petugas gabungan dari berbagai unsur itu memfokuskan pembersihan sisa material longsor yang menimpa fasilitas umum dan rumah warga di Nagari Tanjung Sani dan Koto Malintang.

Kalaksa BPBD Agam Bambang Warsito menyebut, pembersihan sisa material longsor itu melibatkan petugas gabungan dari BPBD, Satpol PP, pemadam kebakaran, dan dinas perhubungan yang dibantu oleh alat berat.

“Upaya pembersihan fasilitas umum, rumah warga, dan kawasan pemukiman dari sisa material longsor terus dilakukan sebagai salah satu bentuk pemulihan pasca bencana,” ujarnya kepada wartawan di Posko Tanggap Darurat di Taman Muko-Muko, Rabu (2/8).

Ia menambahkan bahwa masa tanggap darurat bencana juga diperpanjang dari tanggal 28 Juli sampai 10 Agustus 2023, sehingga tim gabungan yang terus memberikan pelayanan kepada masyarakat terdampak.

“Untuk pelayanan selama masa tanggap darurat masih kita lakukan seperti mendata kebutuhan anak-anak di lokasi terdampak hingga mendampingi para dermawan yang datang ke lokasi untuk menyerahkan bantuan,” jelasnya.

Selain itu pihaknya bersama Bupati Agam dan Gubernur Sumbar sudah melakukan pertemuan dengan kepala BNPB pusat untuk menyampaikan kondisi terkini dilapangan, termasuk meminta tambahan bantuan mengingat banyaknya kerusakan yang terjadi di lokasi.

“Untuk permohonan bantuan tambahan ke BNPB sudah kita ajukan mengingat banyaknya fasilitas yang rusak seperti 4 jembatan hingga pemasangan batu bronjong. Kita berharap usulan itu bisa segera disetujui,” katanya.

(Bryan)

0Shares