Maninjau, KABA12 — Sebanyak 26 orang narapidana Rutan Kelas IIB Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam memperoleh remisi umum pada HUT Kemerdekaan RI ke- 78, Kamis (17/8).
Penyerahan SK remisi dilakukan secara simbolis oleh Camat Tanjung Raya Roza Syafdefianti kepada 2 orang perwakilan narapidana Rutan Maninjau. Penyerahan SK tersebut didampingi oleh Kepala Rutan Maninjau Irphan Dwi Sandjojo, Kapolsek Iptu Muzakar, Kacabjari Rovano, dan Anggota DPRD Agam Dapil 6.
Kepala Rutan Maninjau Irphan Dwi Sandjojo menyebutkan, jumlah narapidana yang menerima remisi Kemerdekaan tahun ini sesuai dengan jumlah yang diusulkan sebelumnya yakni sebanyak 26 orang. Mereka mayoritas tersandung kasus tindak pidana narkotika dan pidana umum.
“Total narapidana Rutan Maninjau yang menerima remisi HUT Kemerdekaan RI sebanyak 26 orang,” kata Irphan kepada KABA12, Kamis, (17/8).

Ia menambahkan bahwa narapidana yang memperoleh remisi atau pengurangan masa tahanan itu dipastikan sudah memenuhi syarat administratif maupun substantif. Selain itu syarat untuk mendapatkan remisi adalah narapidana sudah menerima vonis berkekuatan hukum yang tetap.
“Kemudian berkelakuan baik selama menjalani pembinaan, tidak ada pelanggaran disiplin selama menjalani masa pidana, dan sudah menjalani masa pidana selama 6 bulan,” ujarnya.
Irphan mengatakan, puluhan narapidana itu menerima pengurangan masa tahanan bervariasi mulai dari 1 bulan sampai 4 bulan. Rinciannya 14 orang 1 bulan, 3 orang 2 bulan, 8 orang 3 bulan, dan 1 orang 4 bulan.
Warga binaan yang menerima remisi pada kesempatan ini, ia berpesan untuk menjadikan momentum ini sebagai motivasi untuk selalu berperilaku baik, serta patuh terhadap hukum yang berlaku.

“Selain itu para narapidana yang mendapat program remisi diharapkan bisa mempercepat proses kembalinya narapidana ke dalam kehidupan masyarakat, dan tidak mengulangi perbuatannya lagi,” jelasnya.
Selain menyerahkan SK remisi bagi 26 narapidana, Rutan Maninjau juga membagikan sejumlah hadiah untuk warga binaan lainnya yang memenangkan lomba permainan tradisional yang gelar Rabu kemarin.
(Bryan)
