Lubukbasung,kaba12 — Kalangan DPRD Agam minta unsur terkait di Pemkab.Agam untuk mengoptimalkan penanganan dampak erupsi Gunung Marapi terhadap masyarakat terdampak. Khususnya yang berada di kawasan radius 4,5 km dari puncak.
Pasalnya, saat ini kondisi erupsi Gunung Marapi yang fluktuatif dengam semburan debu vulkanik yang rentan memicu dampak terhadap masyarakat mesti menjadi perhatian serius. Tidak hanya kondisi kesehatan masyarakat, tapi juga areal pertanian yang berpotensi gagal panen karena siraman abu vulkanik.
Harapan itu disampaikan ketua DPRD Agam Dr.Novi Irwan usai meninjau lokasi terdampak erupsi Gunung Marapi di Batu Palano, Sungai Pua kemarin.

Disebutkan, pasca erupsi besar yang menyebabkan banyak pendaki meninggal dunia Desember tahun lalu, aktivitas vulkanik di Gunung Marapi terus memperlihatkan peningkatan, sehingga potensi dampaknya tidak hanya terhadap para pendaki, tapi juga terhadap warga yang bermukim di sekitar kawasan itu.
Secara khusus Ketua DPRD Agam itu mengapresiasi gerak cepat jajaran BPBD Agam, didukung personil TNI-Polri, PMI, Tagana dan kelompok sosial lain yang membantu penanganan dampak erupsi tersebut, namun diharapkan perhatian juga diarahkan pada warga ekonominya berpotensi terdampak akibat debu vulkanik.
“ Hal ini mesti menjadi perhatian serius semua pihak. Ingatkan warga untuk menjauh dari zona bahaya, beri dukungan warga agar paham langkah-langkah yang harus dilakukan, jika erupsi mengalami peningkatan, termasuk perhatian terdampak areal perhatian warga yang terdampak, “ harap Ketua DPRD Agam itu lagi.
(HARMEN)
