Penanganan Erupsi Marapi, Dandim Agam : Data Harus Singkron

Sungaipua,kaba12 — Dandim 0304/Agam Letkol Arm Bayu Ardhitya Nugroho, S.H., M.Han beri penekanan khusus akan pentingnya singkronisasi data dan mempertegas fungsi posko utama sebagai sentral informasi terkait dengan penanganan dampak erupsi Gunung Marapi.

Pasalnya, data yang jelas dan akurat sangat penting mengantisipasi kesimpangsiuran informasi yang justru akan merugikan banyak pihak, termasuk upaya sosialisasi yang secar maksimal harus terus dilakukan pada masyarakat.

Hal itu ditegaskan Dandim 0304/Agam Letkol Arm Bayu Ardhitya Nugroho, S.H., M.Han, saat rapat evaluasi lintas sektoral penanganan dampak erupsi Gunung Marapi yang dipimpin Bupati Agam Dr.Andriwarman di aula kantor Walinagari Batu Palano, Selasa, (16/1).

Disebutkan Dandim, penegasan fungsi posko utama sebagai sentra informasi yang akan dikonsumsi publik menjadi hal penting, karena hal itu harus singkron dengan penyebaran informasi media, sasarannya agar hal-hal yang berpotensi merugikan warga akibat informasi yang tak jelas alias hoax bisa diantisipasi sejak dini.

Dandim juga berharap, perlu dukungan bersama terhadap upaya sosialisasi berkelanjutan terhadap masyarakat, terutama dalam langkah-langkah penanganan di lapangan, “ hal itu mesti didukung semua unsur dalam masyarakat, “sebutnya.

Bahkan, Dandim 0304/Agam itu dengan tegas meminta para kepala OPD Pemkab.Agam untuk pro-aktif untuk segera bergerak dan bertindak sesuai bidang masing-masing, “ jangan menunggu terjadi, baru sibuk, “tegasnya.

Letkol Arm Bayu Ardhitya Nugroho juga meminta OPD terkait bersama tim gabungan untuk bergerak bersama secara optimal untuk mempersiapkan kebutuhan yang diperlukan untuk membantu penanganan dampak erupsi Gunung Marapi terhadap warga.

“ Penanganan dampak erupsi Gunung Marapi harus dilakukan secara bersama. Dengan kerjasama kita akan bisa menghadapi berbagai kendala yang terjadi di lapangan, “ tegas Dandim lagi.-

Rapat evaluasi dampak erupsi Gunung Marapi yang statusnya berada di Level III Siaga saat ini, menjadi salah satu agenda penting dalam penanganan dampak erupsi, mengingat aktivitas gunung api itu masih terus meningkat, dengan semburan debu vulkanik serta intensitas erupsi yang disertai bunyi dentuman yang kerap mengejutkan warga.

-HARMEN-

0Shares