Ditarget Rp 200 Juta, DLH Agam Bentuk Kelompok Sadar Lingkungan

Lubukbasung, KABA12.com — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Agam pada tahun 2018 ditarget Rp 200.000.000 untuk kontribusi pendapatan asli daerah(PAD) yang bersumber dari retribusi pelayanan persampahan/kebersihan.

Untuk mencapai target tersebut, DLH akan membentuk kelompok sadar lingkungan di setiap nagari di kabupaten Agam.

“Tahun ini DLH diberi target Rp 200 juta retribusi persampahan, dimana yang menjadi objek retribusi selama ini baru sebatas pasar, beberapa instansi dan perkantoran, sementara kita dilema dengan kekurangan jumlah petugas dilapangan. Untuk itu kita akan membentuk kelompok sadar lingkungan di nagari,” ujar kepala DLH Kabupaten Agam Hamdi pada KABA12.com, Jumat (16/03).

Ia menyebutkan, kelompok sadar lingkungan tersebut akan bertanggungjawab dalam pengelolaan persampahan dan kebersihan serta mengutip retribusi, “untuk pengelolaan kelompok, sementara DLH akan menyediakan kontainer sampah dan mengantarkannya ke TPA,” sebutnya.

Terkait dengan minimnya jumlah petugas kebersihan, pihaknya mengaku kesulitan untuk memback-up seluruh wilayah Agam Barat dan Timur.
Dikatakan, jumlah petugas kebersihan dan pertamanan yang ada di DLH Agam hanya 58 orang yang tercatat sebagai tenaga harian lepas (THL), ” kita seharusnya memiliki 200 orang petugas, ini telah ada kajiannya,” ungkapnya.

Sementara itu, dari penerimaan pendapatan asli daerah dari retribusi jasa umum pelayanan persampahan/kebersihan, pada tahun 2016 dengan target yang sama, DLH mampu mengutip Rp 195.600.000.
Kemudian tahun 2017 target naik menjadi Rp 500.000.000 terealisasi sekitar 45% atau sebanyak Rp 225.330.000.

(Jaswit)

0Shares