Bupati & Wabup Kawal Pemakaman Korban Banjir Bandang Lintau

Tanahdatar, KABA12.com — Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Tanjuang Bonai Lintau Buo Utara menimbulkan luka yang mendalam bagi masyarakat Tanahdatar, tidak terkecuali pimpinan daerah setempat.

Tim gabungan bersama masyarakat setempat berjibaku melakukan upaya pencarian terhadap warga yang dilaporkan hilang dalam musibah tersebut. Hingga hari kedua, Jumat (12/10), satu persatu korban meninggal ditemukan.

Bupati bersama Wakil Bupati beserta unsur Forkopimda lainnya turun ke lokasi mengawal langsung prosesi pemakaman korban yang telah ditemukan.

Salah satu keluarga yang menjadi korban, Rani (32) dan dua orang anaknya masing-masing Mohd. Stave Efendi (10) dan Anis (2,5) usai sholat Jum’at dikebumikan satu liang di pandam pekeburan keluarga di daerah Lintau.

Karena kondisi jalan menuju rumah duka dan pandam pekuburan terbilang sulit dilalui, ditambah kondisi fisik Bupati Irdinansyah yang juga sedang tidak fit, Bupati hanya sampai rumah duka dengan diboncengi sepeda motor. Sementara Wakil Bupati Zuldafri Darma, melanjutkan kepemakaman.

Walau sempat hujan gerimis mengguyur, pemakaman Ibu dan kedua anaknya ini tetap dilanjutkan dengan suasana yang sangat haru.

Terlihat sang ayah (Steven Effendi) dengan tegar memasukkan sang anak satu persatu ke liang lahat dan begitu juga dengan jasad sang isteri.

“Ini cobaan buat kita semua, semoga kita lebih peduli dengan lingkungan alam dan kepada almarhumah beserta anak-anaknya agar langsung diberi tempat syurganya Allah.SWT,” ucap Wabup Tanahdatar.

Zuldafri juga sampaikan ucapan terima kasih Bupati pada Polres Tanahdatar beserta jajaran, Dandim 0307 Tanahdatar dan jajaran, relawan dan seluruh yang terlibat dalam evakuasi korban bencana hingga prosesi pemakaman para korban.

(Jaswit)

0Shares