Bencana Mengancam, Bupati Tanahdatar Himbau Warga Waspada

Tanahdatar, KABA12.com Hujan lebat yang mengguyur wilayah Sumatera Barat khususnya di daerah Lintau Buo Utara Kabupaten Tanahdatar, telah menyisakan material lumpur dan duka yang mendalam bagi masyarakat setempat.

Hingga Jumat (12/10) malam posko bencana di Mapolsek Lintaubuo masih mencatat empat orang meninggal dunia dan enam orang masih mendapatkan perawatan medis di puskesmas Lintau Buo Utara dan RSUD Hanafiah Batusangkar.

Menanggapi masa tanggap darurat itu, Bupati Tanahdatar Irdinansyah Tarmizi mengimbau seluruh warga untuk tetap waspada akan musibah bencana yang mengancam.

Apalagi selama tiga hari kedepan untuk wilayah Sumatera Barat menurut prakirawan BMKG Minangkabau, hujan masih akan tetap turun dengan intensitas sedang hingga tinggi.

“Kita ucapkan duka mendalam kepada keluarga korban di lokasi dan untuk selanjutnya bagi yang terdampak sebaiknya diungsikan. Kita juga menghimbau kepada masyarakat untuk waspada, karena sebagian besar di wilayah Tanahdatar masih hujan,” himbau Bupati.

Tidak hanya itu, pemerintah juga memberikan bantuan kepada korban berupa uang duka, serta menggratiskan biaya perawatan bagi warga yang terdampak bencana baik yang diobati di puskesmas maupun di rumah sakit.

“Nanti akan dilakukan pendataan secara detail untuk pemberian bantuan lanjutan,” ucap Irdinansyah saat mengunjungi korban bencana banjir bandang di Lintau, Jumat (12/10) sore.

Kepala Dinas Kominfo Tanahdatar, Abrar menambahkan, masa tanggap darurat tidak hanya di Lintau namun untuk diseluruh wilayah Tanahdatar. Karena dibeberapa daerah di Luhak Nan Tuo itu juga dilaporkan terdapat reruntuhan material longsor dan rumah yang tertimpa pohon seperti di Kecamatan Padanggantiang dan Sungaitarab.

“Bukan banjir bandang saja yang ada di Tanahdatar, dari sekian banyak jenis bencana alam yang tidak ada hanya tsunami. Jenis bencana lain seperti angin puting beliung, banjir, gempa, dan pergerakan tanah juga sangat labil diberapa titik kawasan yang cukup tidak stabil. Apalagi wilayah kita dilalui banyak aliran sungai yang mungkin tidak teridentifikasi dengan baik. Kami menghimbau kepada seluruh warga untuk waspada dan tolong tingkatkan kearifan lokal untuk peduli dengan lingkungan, karena ini bukan tanggungjawab pemerintah saja, tapi ini tanggungjawab kita bersama,” himbau Kadis Kominfo Tanahdatar.

(Jaswit)

0Shares