BMKG Prediksi Tiga Hari Kedepan Sumbar Masih Diguyur Hujan

Lubukbasung, KABA12.com — Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Minangkabau memperkirakan hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi masih akan mengguyur wilayah Sumatera Barat hingga tiga hari kedepan.

Hal itu diungkapkan Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMKG Minangkabau, Yudha Nugraha saat dikonfirmasi KABA12.com via telpon, Jumat (12/10).

“Secara klimatologi saat ini terjadi kecenderungan peningkatan curah hujan akibat pola sirkulasi tekanan rendah di wilayah pesisir barat Sumbar, sehingga memicu hujan di sepanjang wilayah pesisir, Kepulauan Mentawai, bagian tengah Sumbar seperti Padangpanjang, Tanahdatar, Bukittinggi, hingga Solok Selatan,” katanya.

Selain itu, menurutnya memasuki Oktober hingga Desember juga masih berpotensi hujan dengan curah hujan yang cukup tinggi sekitar 400-500 milimeter. “untuk curah hujan yang cukup tinggi terjadi di wilayah pesisir, kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Agam, Pesisir Selatan, Padangpariaman,” sebutnya.

Tidak hanya itu, ia juga menyebutkan potensi gelombang tinggi juga akan terjadi di perairan selat Mentawai, antara Padang dan kepulauan Mentawai dengan ketinggian 0,5 hingga 1,25 meter dan gelombang tinggi disebelah barat kepulauan Mentawai dengan tinggi gelombang 1,25 hingga 3 meter.

“Beberapa hari ini kondisi tanah banyak terjadi longsor yang disebabkan hujan terus menerus hingga membuat dearah resapan air tidak mampu menampung air. Beberapa hari dan bulan kedepan masih berpotensi hujan dan hal itu masih perlu diwaspadai, baik itu dikawasan rawan tanah longsor dan rawan terjadi banjir,” ingatnya.

Berdasarkan data Pusdalops BPBD Sumbar, sebanyak 11 kabupaten dan kota direndam banjir akibat hujan yang mengguyur daerah itu sejak Kamis (11/10) malam hingga Jumat (12/10) pagi. Yaitunya, Kabupaten Tanahdatar, Kabupaten Limapuluh Kota, Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Kabupaten Padangpariaman, Kabupaten Agam, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Kabupaten Sijunjung, Kota Sawahlunto, dan Kabupaten Solok.

(Jaswit)

0Shares