Antisipasi Banjir di Jorong Kuruak Panjang, Warga Goro Massal Pasang Karung Pengaman

Baso, kaba12.com — Mengantisipasi potensi banjir, menyusul curah hujan yang cukup tinggi beberapa hari terkahir, warga jorong Kuruak Panjang, Nagari Salo, kecamatan Baso, gelar gotong royong massal Minggu, (12/7), untuk membersihkan aliran sungai dan pemasangan karung pasir sebagai dam pengaman banjir.

Goro massal yang diinisiasi pemuda dan walinagari Salo, Baso itu, dihadiri plt.camat Baso Yogi Astarian, personol Satpol.PP, pj.walinagari Salo, ketua Bamus, pemuda dan bhabinsa Baso serta anggota dasawisma Kuruak Panjang.

Menurut Camat Baso Yogi Astarian usai goro massal bersama warga Kuruak Panjang, Nagari Salo, Baso itu menyebutkan, pihaknya memberi apresiasi atas besarnya perhatian dan kepedulian para pemuda dan jajaran terkait di nagari terhadap potensi masalah yang bisa terjadi di wilayah itu, terutama potensi banjir.

Disebutkan, goro massal tersebut, juga untuk mendorong aktifnya lokasi wisata pancing di sepanjang aliran sungai Batang Agam yang melintasi wilayah jorong Kuruak Panjang, yang akan dimanfaatkan sebagai potensi tersendiri bagi nagari dan pemuda setempat.

Selain pembersihan sepanjang tepian aliran sungai Batang Agam dari tumpukan sampah itu, juga dilakukan pemasangan karung berisi pasir untuk dam pengaman mengantisipasi erosi pinggiran sungai di sepanjang wilayah tersebut.

Yogi Astarian yang juga camat Ampek Angkek itu, mengaku salut dan memberi apresiasi pada masyarakat Kuruak Panjang, karena tingginya antusias warga dalam mendorong pengembangan potensi yang dimiliki wilayah itu, dibuktikan dengan keterlibatan para pemuda dan tokoh masyarakat dari berbagai usia, termasuk ibu-ibu para anggota dasawisma yang menyiapkan konsumsi untuk peserta goro.

Goro massal yang digelar, ulas Yogi Astarian, memberi efek domino yang positif bagi aktivitas masyarakat di wilayah tersebut, selain pembersihan sarana irigasi, mengantisipasi ancaman banjir termasuk mendorong pengembangan potensi wisata yang dimiliki.

“ Kami bangga, karena kepedulian dan kebersamaan sangat kokoh terjalain dalam masyarakat. Hal itu, harus terus dipertahankan. Apalagi, keakraban dan silaturrahmi yang dijalin sangat terlihat dengan makan bersama barapak, yang disediakan kaum ibu di wilayah itu. Kami bangga akan keakraban yang terjalin, “ sebut Yogi Astarian lagi.

HARMEN

0Shares