Lambah, kaba12.com — Kabupaten Agam matangkan rencana pengembangan agro wisata Talau, Nagari Lambah, kecamatan Ampek Angkek, yang diproyeksikan menjadi kawasan agro wisata terbesar di Sumatera Barat dengan beragam keunggulan dan keunikan yang dimiliki.
Berbagai persiapan sudah dilakukan unsur terkait di tingkat nagari dan kecamatan, dan usulan rencana pengembangan itu sudah disampaikan pada unsur terkait di Pemkab.Agam.
Untuk menindaklanjuti usulan tersebut, Kamis,(25/6), tim gabungan Pemkab.Agam sengaja melakukan survey rencana pengembangan Agro Wisata Talau, Nagari Lambah, kecamatan Ampek Angkek, masing-masing kepala Bappeda Agam Welfizar, Kadinas Pertanian Agam Arief Restu, Kadis Parpora Agam Syatria dan Kabid Tata Ruang DPUTR Agam.

Survei lapangan ini didampingi Camat Ampek Angkek Yogi Astarian dihadiri tokoh masyarakat H.Aristo Munandar, terutama untuk merancang master plan pembangunan agro wisata berbasis masjid.
Dalam diskusi usai survei lapangan yang dilakukan tim gabungan tersebut, camat Ampek Angkek Yogi Astrian menjawab kaba12.com menjelaskan, beberapa poin penting dibahas terkait dengan rencana pembangunan kawasan agro wisata berbasis masjid di Talau, Lambah tersebut.
Dijelaskan, beberapa langkah penting yang disiapkan, diantaranya pengembanganan jalan usaha tani dan irigasi tersier agar sekaligus bisa dimanfaat sebagai jalur tracking untuk menikmati suasana persawahan dan peternakan warga sekitar.
Terkait dengan konsep wisata halal, ulas Yogi Astarian, akan diterapkan sejak awal, termasuk dengan dorongan berkembangnya homestay di sekitar jalur jalan usaha tani yang akan dibangun. Selain itu, akan dibangun fasilitas rest area kuliner yang akan dikelola oleh BUMNag sebagai upaya menarik wisatawan lokal untuk menikmati suasana sawah dengan latar gunung Marapi dan Singgalang sambil bersantap kuliner khas lokal.
Selain itu, diproyeksikan pengembangan wisata edukasi bercocok tanam (tanam padi sabatang) di areal persawahan yang diberdayakan melalui kelompok tani sekitar, “ hal ini sesuai program multi efek yang dicetuskan Bupati Agam, selain program edukasi, pengembangan tanam padi sabatang, dalam rangkaian program ketahanan pangan di kabupaten Agam, “ ulas Yogi Astarian.

Ditambahkan, terkait dengan paket perjalanan wisata akan dipadukan dengan destinasi wisata lokal disekitar wilayah Agam Timur seperti taman bunga lezata, studio universal, objek Sungai Janiah, Bukik Bukua, track downhill Padang Tarok dan berbagai objek wisata lainnya.
“ Kita optimis, pengembangan potensi agro wisata berbasis masjid yang sudah cukup lama menjadi impian di wilayah Ampek Angkek akan bisa segera terealisasi, karena dukungan dari berbagai elemen, serta potensi yang dimiliki sudah siap, “ ulas Camat Ampek Angkek itu lagi.
Pengembangan dan polesan potensi wisata dengan menonjol ragam ide serta keunggulan khas yang dimiliki kabupaten Agam saat ini, menjadi salah satu target penting dalam upaya memacu potensi wisata daerah yang berorientasi pada peran aktif masyarakat, yang sasaran akhirnya untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.
HARMEN
