Pasaman, kaba12.com — Kepedulian Bupati Agam Dr.Indra Catri terhadap berbagai persoalan apalagi bencana yang menimpa masyarakat di berbagai daerah di Sumatera Barat, bahkan di Indonesia sejak lama sudah terbangun dengan baik.
Bahkan sejak awal menjadi, masalah mitigasi bencana, penanganan pasca bencana dan aspek-aspek yang berpotensi muncul yang akan merugikan masyarakat, menjadi prioritas penting yang harus ditangani dengan maksimal di kabupaten Agam.
Termasuk serangkaian bencana yang terjadi di berbagai daerah di Sumbar. Dalam 9 tahun terakhir menjabat kepala daerah, perhatian, kepedulian bahkan bukti peduli diwujudkan dengan memberi bantuan yang diantarkan langsung ke lokasi bencana. Seperti halnya dalam beberapa waktu belakangan, bantuan untuk korban banjir di 50 Kota, banjir bandang Solok Selatan, longsor di Tanah Datar, terakhir bantuan untuk korban pasca bencana banjir bandang di Muaro Sungai Lolo, kecamatan Mappat Tunggul Selatan, kabupaten Pasaman.
Hal itu, wujud pembuktian, bahwa semangat peduli yang dideklarasikan dengan tagar #Agam peduli sudah sejak lama terbangun dengan baik yang diaplikasikan tidak hanya di kabupaten Agam, tapi juga untuk “dunsanak rang Agam” yang berada di berbagai daerah di Sumbar bahkan secara nasional, termasuk dengan dukungan penanganan pasca bencana kemanusiaan, yang melibatkan personil dan armada dari Satpol.PP-Damkar serta BPBD Agam.
“ Kekuatan silaturrahmi itu adalah kepedulian, “ sebut Bupati Agam Dr.Indra Catri.
Dengan kepedulian itulah, bupati Indra Catri, menegaskan, bahwa berbagai bantuan yang diberikan untuk warga terdampak bencana di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Pasaman merupakan amanah masyarakat kabupaten Agam.
“ Saya selalu diingatkan, jika ada musibah terjadi di daerah lain, ada saya masyarakat yang mengingatkan, apakah dunsanak awak nan disinan alah bacaliak, itu pesan yang selalu saya dapatkan untuk mengingatkan kita, bahwa peduli itu pondasi dasar dalam silaturrahmi, “ sebut Indra Catri.
Dan berbekal pesan mengingatkan itulah, bupati Indra Catri bersama rombongan, dengan keikhlasan siap menghadang tantangan,mendatangi warga terdampak bencana di Muaro Sungai Lolo, Mappat Tunggul Selatan, kabupaten Agam, yang berada justru di balik pegunungan yang harus diterjang rombongan untuk bisa sampai ke lokasi terdampak bencana banjir bandang itu.
HARMEN
