Pasaman, kaba12.com — Banyak hal menarik dan luar biasa yang terjadi sepanjang perjalanan berat dan menantang dalam upaya mengantarkan bantuan untuk dunsanak rang Agam yang terdampak bencana di Muaro Sungai Lolo, Kecamatan Mapat Tunggul Selatan, Kabupaten Pasaman.
Tidak hanya menantang maut dengan rute perjalanan panjang dan berat, tapi haru dan kegembiraan justru menyongsong kehadiran bupati Agam bersama rombongan. Pasalnya, usai menempuh medan berat sekitar lebih dari 6 jam, rombongan yang memasuki perkampungan penduduk disambut gembira dan suka cita oleh masyarakat Muaro Sungai Lolo.
Bahkan yang luar, secara spontan, tanpa dikomando, rombongan bupati Agam disambut sorak sorai oleh anak-anak dan murid SD Sungai Lolo, bahkan rombongan anak-anak yang masih berpakaian seragam sekolah, dengan nekad bersama-sama mengejar rombongan kendaraan bupati Agam untuk bersalaman, bahkan meminta bupati Agam untuk turun.

Dalam hal urusan anak-anak, apalagi melihat anak-anak sekolah, bupati Agam dengan spontan meminta rombongan berhenti, walau jarak tempuh ke lokasi penyerahan bantuan masih jauh dan mendatangi anak-anak yang masih berlarian menyambut mereka.
Yang luar biasa, anak-anak langsung berhamburan mendatangi bupati Indra Catri meminta bersalaman dan mencium tangan pemimpin pemerintahan kabupaten Agam yang sengaja menyambangi wilayah terdampak bencana di kabupaten Pasaman itu.
Bahkan dengan lugu, anak-anak sekolah termasuk yang tidak berpakaian seragam sekolah meminta foto bersama bupati Agam yang sudah dua periode menjabat itu, “ kirim kamari nanti yo nyiak, pak, om, “ sorak anak-anak dengan ragam sebutan pada Indracatri yang meminta hasil foto-foto mereka, bisa mereka lihat dan dipajang di desa mereka.

“ Anak-anak itu tulus, mereka jujur dalam bersikap, ini jadi pengobat lelah dalam perjalanan kita meninjau dunsanak yang rang Agam yang tertimpa musibah di Muaro Sungai Lolo, kecamatan Mappat Tunggul Selatan, Kabupaten Pasaman ini, “ sebut Indra Catri menahan haru.
HARMEN
