Maninjau,kaba12 — Warga Jorong Pasar Maninjau, Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, ungkap terimakasih mendapat pada keluarga besar Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ( PDI P), khususnya kepada Ketum DPP PDI P Hj.Megawati Soerkarno Putri, yang memberi perhatian khusus pada masyarakat, khususnya yang terdampak bencana hidrometeorologi 2025 di wilayah tersebut.
Bahkan,warga mangapresiasi konsistensi PDI Perjuangan dalam membantu warga terdampak bencana di kabupaten Agam, termasuk di wilayah kecamatan Tanjung Raya, sejak awak kejadian sampai saat proses pemulihan pasca bencana yang berlangsung hingga saat ini.
Salah satu, bantuan pipanisasi sepanjang 700 meter yang diberikan untuk warga Jorong Pasar Maninjau, Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, untuk pemulihan air bersih yang menjadi salah satu dampak terbesar pasca bencana, menyusul hancurnya sumber-sumber air bersih termasuk jaringan distribusi air bersih ke rumah-rumah penduduk.

Ungkapan terimakasih dan apresiasi atas bantuan dan perhatian yang diberikan PDI Perjuangan dan Hj.Megawati Soekarnor Putri itu, disampaikan Didy Febrianto, Walijorong Pasar Maninjau, Nagari Maninjau kepada kaba12, Jumat, (5/6/2026), disela gotong royong massal yang digelar warga dalam rangka perbaikan jaringan air bersih di wilayah tersebut.
Dijelaskan Didy Febrianto, dampak bencana hidrometeorologi akhir tahun 2025 lalu, berdampak luar biasa terhadap berbagai sarana vital yang selama ini dimanfaatkan warga, tidak hanya jaringan irigasi, aliran sungai, rumah-rumah penduduk, ruas jalan, jembatan dan berbagai sarana lain, termasuk menghancurkan sumber air bersih bersama jaringan distribusinya.
Kondisi itu, menyebabkan warga kesulitan untuk mendapatkan sumber air bersih yang memadai, walau dalam proses penanganan dampak bencana, warga mendapatkan sumber air dari beberapa pos yang disiapkan sebagai sumber air darurat.

Menyikapi kondisi itu, jelas Didy Febrianto pihaknya bersama tokoh masyarakat Jorong Pasar Maninjau, mengajukan permohonan bantuan pada PDI Perjuangan bahkan langsung kepada ketua DPP PDI Perjuangan Hj.Megawati, yang langsung direspon dengan menurunkan bantuan pipa saluran distribusi air bersih untuk dipasang mulai dari sumber air sampai ke kawasan pemukiman penduduk.
“Alhamdulillah, pipa bantuan langsung diturunkan, dan kami bersama warga dibantu para relawan Baguna dari PDI Perjuangan Agam, melakukan pemasangan pipa bantuan tersebut mulai sumber air di pebukitan Maninjau sampai ke lokasi pemukiman penduduk sepanjang 700 meter. Kami sangat berterimakasih atas bantuan yang diberikan, “ungkap Didy Febrianto, Walijorong Pasar Maninjau itu lagi.

Sementara informasi yang diperoleh kaba12, respon cepat DPP PDI Perjuangan untuk membantu warga terdampak bencana di Kabupaten Agam, tidak hanya langsung menyalurkan bantuan pipa air bersih di kawasan terdampak bencana di berbagai kecamatan di Kabupaten Agam, bahkan hingga kini, alat berat PDI Perjuangan masih bekerja membantu normalisasi aliran sungai Batang Tumayo di Nagari Sungai Batang, Tanjung Raya.
(HARMEN)

Pemasangan jaringan pipa sepanjang 700 meter melalui gotong royong warga merupakan langkah bagus untuk pemulihan jangka panjang pascabencana. Menurut Anda, apakah ketergantungan pada bantuan partai politik untuk infrastruktur vital seperti air bersih ini berkelanjutan, atau seharusya pemerintah daerah bisa bertindak lebih cepat?