IV Koto, kaba12.com — Update data dampak bencana pasca hujan lebat di wilayah kabupaten Agam, tercatat dari beberapa kecamatan yang dihantam bencana, wilayah kecamatan IV Koto merupakan kawasan terparah, dengan titik bencana yang menyebar di berbagai nagari.
Bahkan, wilayah IV Koto menjadi kawasan utama, mengingat ruas jalan Sungai Landia merupakan akses penting jalan propinsi yang kini masih tersekat akibat longsor.
Data yang diperoleh kaba12.com dari Lukman Syahputra, staf Pusdal.Ops BPBD Agam, Jumat,(20/12) pagi, di kecamatan IV Koto, wilayah terdampak longsor terutama di Nagari Sungai Landia, terjadi longsor, pohon tumbang dan jalan amblas di Jorong Baruah Nagari Sungai Landia sebanyak 3 titik.

Dijelaskan, titik 1 material longsor menutupi badan jalan di Jorong Baruah Nagari Sungai Landia sepanjang 7 meter dengan ketinggian 3 meter sehingga jalan tidak bisa dilewati kendaraan. Titik 2 pohon tumbang menutupi akses jalan di Jorong Baruah Nagari Sungai Landia sehingga mengakibatkan jalan tidak bisa di lewati kendaraan, kemudian titik 3 bibir jalan amblas di Jorong Baruah Nagari sungai landia sepanjang 7 meter.
Kemudian material longsor menutupi akses jalan di Jorong Pauh, Nagari Sungai Landia sebanyak 2 titik masing-masing sepanjang 4 meter dengan ketinggian 30 cm dan sepanjang 10 meter dengan ketinggian 1,5 meter.
Ditambahkan, material longsor menutupi sebahagian akses jalan di Jorong Sungai Landia, Nagari Sungai Landia sebanyak 2 titik, titik 1 sepanjang 5 meter dengan ketinggian 0,5 meter, titik 2 sepanjang 5 meter dengan ketinggian 0,5 meter.

Kemudian material longsor menutupi sebahagian akses jalan sehingga jalan bisa dilewati dengan sistem buka tutup di Nagari Sungai Landia sebanyak 2 titik, masing-masing sepanjang 5 meter dengan ketinggian 0,5 meter dan sepanjang 5 meter dengan ketinggian 0,5 meter.
Kemudian, ulas Lukman di Nagari Sianok VI Suku, longsor menutup badan jalan sebanyak 6 titik dan 1 titik bibir jalan amblas di Jorong Sianok Nagari Sianok VI Suku, masing- masing sepanjang 6 meter dengan ketinggian 1, 5 meter, sepanjang 2 meter dengan ketinggian 0,5 meter, titik 3 sepanjang 2 meter dengan ketinggian 0,5 meter, titik 4 sepanjang 2 meter dengan ketinggian 0,5 meter, titik 5 sepanjang 5 meter dengan ketinggian 0,5 meter, titik 6 sepanjang 2 meter dengan ketinggian 0,5 meter, dan titik 7 bibir jalan amblas di Jorong Sianok.
Selain itu, ulas Lukman Syahputra, material longsor menutupi akses jalan di Jorong Lambah, Nagari Sianok VI Suku sepanjang 8 meter dengan ketinggian 3 meter.
Selanjutnya, tambah Lukman di Nagari Balingka, material longsor menutupi akses jalan dan sebahagian jalan sebanyak 4 titik di Nagari Balingka, masing-masing titik 1 material longsor menutupi sebahagian akses jalan di Jorong Pahambatan Nagari Balingka sepanjang 4 meter dengan ketinggian 1,5 meter, titik 2 material longsor manutupi akses jalan di Jorong Pahambatan Nagari Balingka sepanjang 3 meter dengan ketinggian 1 meter, titik 3 material longsor menutupi sebahagian akses jalan di Jorong Pahambatan Nagari Balingka sepanjang 2 meter dengan ketinggian 1 meter, titik 4 material longsor menutupi sebahagian akses jalan di Jorong Pahambatan Nagari Balingka sepanjang 2 meter dengan ketinggian 1 meter.
Jalan amblas juga terjadi di Jorong Subarang Nagari Balingka sepanjang 3 meter, selain itu, material longsor mengenai dapur warga di Jorong Subarang Nagari Balingka, material longsor manimbun lebih kurang 1 ha lahan pertanian di Jorong Subarang Nagari Balingka,” longsor yang mengakibatkan jalan berlobang sehingga mobil jatuh dalam lobang di jorong Subarang,” ulas Lukman.
Kemudian di Nagari Koto Panjang, material longsor menutupi akses jalan dan sebahagian akses jalan sebanyak 4 titik di Nagari Koto Panjang,” saat ini penanganan di seluruh titik sedang berlangsung di lapangan, dan IV Koto banyak titik terdampak longsor,” jelas Lukman Syahputra.
HARMEN
