Ribuan Kendaraan Masih Terjebak Longsor Sungai Landia

Sungai Landia,kaba12.com — Ribuan kendaraan masih terjebak di dua arah berbeda menyusul musibah tanah longsor yang terjadi Kamis,(19/12) tadi malam.

Hingga Jumat,(20/12) pagi ini, proses pembersihan material longsor masih dilakukan petugas DPUTR Sumbar dibantu tim penanganan pasca bencana kabupaten Agam.

Sementara, kemacetan panjang akibat longsor di ruas jalan propinsi itu makin mengular dari dua arah berbeda, baik dari arah Bukittinggi menuju Maninjau yang tersekat sampai di Simpang Balingka jalur ke Malalak, sementara jalur dari arah Matur menuju Bukittinggi antrian kendaraan semakin panjang bahkan diperkirakan sudah mencapai 4 km karena jumlah kendaraan makin bertambah Jumat pagi kini.

Sementara jumlah yang tersekat sejak Kamis malam, tidak bisa bergerak, karena mayoritas pemilik kendaraan menduga penanganan akan berlangsung cepat.

Menurut Kasatpol PP- Damkar Agam Kurniawan Syahputra, akibat longsor di Sungai Landia, kecamatan IV Koto, memicu kemacetan parah dari dua arah jalur jalan sejak tadi malam.

Petugas gabungan tadi malam, sebut Kurniawan Syahputra, sudah menyarankan kendaraan untuk berbalik arah dan mencari jalur aman mengingat musibah tanah longsor di Sungai Landia.

Sementara kendaraan dari arah Bukittinggi, petugas sengaja menahan di simpang Malalak di Balingka, agar kendaraan tidak menumpuk di jalur jalan pebukitan Sungai Landia karena wilayah itu dikenal rawan.

” Saat ini proses pembersihan masih berlangsung, kendaraan masih tertahan, tapi kami yakin, penanganan akan bisa segera tuntas,” sebut Kasatpol.PP-Damkar Agam.

Sementara informasi yang diperoleh kaba12.com, dampak hujan lebat yang terjadi Kamis malam hingga Jumat dinihari tadi, memicu serangkaian musibah di berbagai kecamatan di kabupaten Agam, baik longsor maupun banjir. Hingga Jumat pagi ini, tidak diperoleh informasi adanya korban dalam musibah yang terjadi.

HARMEN

0Shares