Untuk Kelancaran Penanganan Bencana, Pemerintah Tutup Akses Jalan Silareh Aia

Lubukbasung,kaba12 — Dampak kemacetan parah yang terjadi di sepanjang ruas jalan Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, akibat tingginya kunjungan warga ke kawasan terdampak bencana banjir bandang dalam beberapa hari terakhir, Pemkab.Agam sesuai dengan keputusan bersama tim gabungan penanganan dampak bencana Kabupaten Agam, menutup sementara akses jalan di ruas tersebut.

Penutupan akses jalan diberlakukan 2 tahap setiap hari masing-masing mulai pukul 08.00-12.00 WIB dan pukul 14.00- 17 WIB, dari ruas jalan masuk Simpang Padang Koto Gadang sampai ke titik terujung terdampak bencana di kawasan Jorong Subarang Aia, Nagari Salareh Aia Utara, Kecamatan Palembayan.

Penutupan itu, dampak kemacetan parah yang terjadi dalam beberapa hari terakhir, menyusul peningkatan arus kunjungan masyarakat ke lokasi terdampak bencana, tidak hanya mengantarkan bantuan tapi juga hanya sekedar melihat-melihat dan berfoto, termasuk mengabadikan proses evakuasi jenazah di berbagai titik.

Seperti diberitakan kaba12, Sabtu,(6/12), tingginya arus kunjungan masyarakat yang menggunakan sepeda motor dan roda empat ke loaksi bencana, membuat proses penanganan dampak bencana termasuk lalulintas arus berat dan distribusi bantuan, termasuk pengangkutan berbagai perangkat penanganan di lokasi terdampak bencana jadi terhambat.

Bahkan, petugas TNI-Polri yang ditugasi di lapangan, harus bekerja ekstra untuk mengatur lalulintas di jalur jalan yang sempit, bahkan kerap terjadi ketegangan antara petugas dengan pengunjung yang bandel menerobos barikade yang dipasang di titik-titik vital, saat proses pencarian, operasional alat berat dan pemasangan jaringan listrik, mulai dari jalur Padang Koto Gadang-Kayu Pasak-Koto Alam-Silungkang dan berbagai lokasi lain, sampai ke Subarang Aia.

Penutupan ruas jalan Salareh Aia , Palembayan itu,menurut Bambang Warsito, Kepala Badan Kesbangpol Agam, bertujuan untuk mempercepat akses penanganan dampak bencana termasuk untuk keselamatan masyarakat, “ hal itu hasil keputusan rapat tim gabungan penanganan dampak bencana, agar target pembukaan akses, distribusi bantuan, lalulintas berat dan armada penanganan dampak bencana bisa secepatnya melaksanakan pekerjaan, “tegasnya.

Penutupan akses jalan itu akan diberlakukan sampai proses penanganan di lapangan tuntas dalam tahapan tanggap darurat bencana, “hari ini, sudah diberlakukan, “tegasnya.

(HARMEN)

0Shares