Tradisi Makan Bajamba, Pererat Silaturahmi Pada HUT Ke-33 Lubukbasung Sebagai Ibukota Kabupaten Agam

Lubukbasung, kaba12 — Salah satu tradisi Minangkabau yaitu Makan Bajamba menjadi salah satu rangkaian peringatan HUT Ke-33 Lubukbasung Sebagai Ibukota Kabupaten Agam yang digelar di Balairung, Kompleks Rumah Dinas Bupati Agam, Minggu, (19/7).

Pada hari yang istimewa ini, diikuti oleh ratusan masyarakat, ninik mamak, tokoh masyarakat, bundo kandung, unsur forkopimda, kepala OPD, beserta tamu undangan.

Suasana kekeluargaan begitu terasa saat seluruh peserta duduk bersila berkelompok menikmati hidangan yang disajikan oleh bundo kandung dan forkopimda yang telah membawa jamba yang di arak – arakan sebelumnya.

Ini menjadi simbol persaudaraan, kebersamaan, dan semangat gotong royong yang telah mengakar di adat Minangkabau, seperti yang terjadi Kabupaten Agam ini.

Bupati Agam Beni Warlis, mengungkapkan arak-arakan bajamba ini bukan hanya sekedar kegiatan seremoni dan bukan pula hanya tradisi makan bersama, tetapi menjadi sarana untuk mempererat tali silahturahmi sekaligus memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat.

Menurutnya, peringatan HUT Ke-33 penetapan Lubuk Basung sebagai ibukota Kabupaten Agam jadi momentum untuk memperkuat seluruh elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah kedepan.

“Makan bajamba mengajarkan kita tentang kebersamaan, saling menghargai, dan memperkuat persaudaraan, nilai – nilai inilah yang harus kita pelihara sebagai modal membangun Kabupaten Agam,” sebutnya.

Tidak hanya melibatkan pejabat daerah, kegiatan ini juga diikuti oleh ninik mamak, alim ulama, cadiak pandai, bundo kandung, organisasi masyarakat, serta masyarakat dari berbagai kecamatan.

Makan bajamba berlangsung penuh keakraban, para peserta menikmati hidangan sambil berbincang dan bersilaturahmi, ini mencerminkan Semangat “Saiyo Sakato, Basamo Mambangun Nagari”, yang menjadi tema HUT Ke-33 Lubukbasung Sebagai Ibukota Kabupaten Agam.

(Taufiq)

0Shares