Kualitas Udara Kabupaten Agam Masuk Kategori Tidak Sehat, PM2.5 Capai 80,9 µg/m³

Lubukbasung, kaba12 — Terjadinya kebakaran di hutan Kalimantan dan lahan serta erupsinya anak Gunung Krakatau yang menyebarkan asap dan abu vulkanik ke wilayah sekitarnya, Kabupaten Agam tidak terkecuali terkena dampaknya.

Kondisi kualitas udara di Kabupaten Agam pada Senin (7/9)pagi berada pada kategori tidak sehat. Berdasarkan hasil pemantauan pukul 09.00 WIB di Stasiun GAW Bukit Kototabang, konsentrasi partikulat halus PM2.5 tercatat 80,9 µg/m³, dengan nilai Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) mencapai 126,84.

Pemerintah Kabupaten Agam melalui Dinas Lingkungan Hidup menghimbau masyarakat untuk perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak paparan udara dengan kualitas tidak sehat, terutama bagi kelompok rentan.

Kelompok sensitif seperti anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, serta penderita gangguan pernapasan berpotensi mengalami peningkatan keluhan kesehatan akibat kondisi tersebut.

Sementara itu, masyarakat secara umum juga dapat mulai merasakan gangguan ringan, seperti iritasi pada mata, hidung, maupun tenggorokan, terutama apabila terpapar dalam waktu yang cukup lama.

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Agam mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas fisik berat di luar ruangan. Kelompok sensitif juga disarankan membatasi aktivitas luar ruangan yang berlangsung dalam waktu panjang.

“Gunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan apabila diperlukan, perbanyak konsumsi air putih dan istirahat yang cukup, serta pantau informasi kualitas udara secara berkala,” demikian imbauan yang disampaikan dalam himbauan yang dirilis dari media resminya.

Perlu diketahui, data dari GAW Bukit Kototabang digunakan sebagai indikator kondisi kualitas udara regional dan tidak secara langsung merepresentasikan konsentrasi PM2.5 di seluruh wilayah Kabupaten Agam.

Masyarakat diimbau tetap mengikuti perkembangan informasi kualitas udara dari sumber resmi dan menyesuaikan aktivitas luar ruangan dengan kondisi udara terkini.

(Taufiq)

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buktikan kemanusiaan Anda: 0   +   3   =