Wujudkan Ketahanan Pangan Berkelanjutan, Rutan Maninjau Tebar 20 Ribu Bibit Ikan Nila

Maninjau, KABA12 — Rutan Kelas IIB Maninjau, Kabupaten Agam menebar sebanyak 20 ribu bibit ikan nila di keramba jaring apung (KJA) milik rutan setempat, Minggu (6/9).

Kegiatan tersebut menjadi salah satu langkah nyata dalam mendukung program ketahanan pangan berkelanjutan sekaligus memperkuat pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Kepala Rutan Kelas IIB Maninjau, Moh Setia Hadi, mengatakan budidaya ikan nila di karamba diharapkan tidak hanya mendukung ketersediaan pangan, tetapi juga menjadi sarana pembinaan bagi WBP.

“Budidaya ikan nila ini merupakan salah satu bentuk dukungan Rutan Maninjau terhadap program ketahanan pangan. Selain menghasilkan pangan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari pembinaan kemandirian bagi warga binaan,” ujarnya, Minggu.

Menurutnya, pengelolaan budidaya ikan dilakukan secara berkelanjutan hingga memasuki masa panen. Dengan pengelolaan yang baik, program tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat sekaligus meningkatkan produktivitas kegiatan pembinaan di lingkungan Rutan Maninjau.

“Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi sarana pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), sekaligus mengoptimalkan potensi sarana yang dimiliki Rutan Kelas IIB Maninjau,” ungkapnya.

Selain budidaya ikan nila, Rutan Kelas IIB Maninjau juga mengembangkan berbagai tanaman pangan di lahan Sarana Asimilasi Edukasi milik rutan. Sejumlah komoditas yang dibudidayakan antara lain cabai, kacang panjang, tomat, dan terong.

“Pengembangan sektor perikanan dan pertanian tersebut menjadi bagian dari upaya Rutan Maninjau dalam mengoptimalkan lahan dan sarana yang tersedia untuk kegiatan produktif,” ujarnya.

Melalui program ketahanan pangan ini, Rutan Maninjau berharap kegiatan budidaya dapat terus berjalan secara konsisten dan memberikan dampak positif, baik dalam mendukung ketersediaan pangan maupun membekali warga binaan dengan keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke tengah masyarakat.

“Ini juga komitmen kami untuk menghadirkan program pembinaan yang produktif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi warga binaan,” jelasnya.

(Bryan)

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buktikan kemanusiaan Anda: 7   +   8   =