Berantas Narkoba, Pemkab Agam Gandeng BNN dan Berbagai Elemen Masyarakat

Lubukbasung, Kaba12 — Selesainya upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-33 tahun Lubuk Basung sebagai ibukota Kabupaten Agam, dan serangkai seremoni lainnya, Pemkab Agam tegas dan berkomitmen dalam penyalahgunaan dan peredaran narkoba, Minggu, (19/7).

Hal itu diperkuat melalui penandatanganan komitmen bersama yang melibatkan Badan Narkotika Nasional (BNN), TNI-Polri, Forkopimda, Tokoh adat, perantau dan beserta berbagai elemen masyarakat.

Penandatanganan komitmen bersama tersebut menjadi simbol penguatan sinergi antar lintas sektor yang turut memberantas peredaran atau penyalahgunaan narkoba khususnya di Kabupaten Agam.

Kepala BNN Provinsi Sumatera Barat, Toton Rasyid, memberikan apresiasi kepada Pemkab Agam, ia menilai Pemerintah Daerah telah mengambil langkah serius dalam membangun kolaborasi menghadapi ancaman terhadap narkoba yang terus berkembang.

Disebutkan, penyalahgunaan narkoba masih menjadi persoalan yang serius saat ini, diperkirakan 4,1 juta orang yang saat ini terjadi di Indonesia penyalahgunaan narkoba tersebut.

Sementara itu, di Sumatera Barat berdasarkan survei prevelensi 2019 terdapat 65 ribu orang yang melakukan penyalahgunaan narkoba.

Selain itu, Kepala BNN mengungkapkan bahwa kapasitas yang ada untuk rehabilitasi di Sumatera Barat masih terbatas, baik itu dari pihak BNN ataupun rumah sakit di Sumbar diperkirakan hanya mampu menampung 500 orang setiap tahunnya.

Kabupaten Agam memiliki sendiri memiliki posisi yang strategis yang menjadi potensi untuk peredaran narkoba.

Sebab itu, Toton mengajak seluruh pihak untuk mari bersinergi baik itu TNI-Polri dan berbagai elemen masyarakat agar dapat mempersempit ruang gerak pelaku.

Disisi lain, Bupati Agam Benni Warlis menyebutkan bahwa pemberantasan narkoba merupakan tanggungjawab bersama.

“Narkoba merupakan ancaman bagi generasi muda kita, sebab itu Pemkab Agam menggandeng BNN, Forkopimda, Tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi dalam memberantas peredaran narkoba,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Agam berharap dengan komitmen dan kolaborasi dengan pihak – pihak untuk menjadi benteng yang kokoh dalam melindungi kehidupan generasi muda kita dari ancaman narkoba ini.

(Taufiq)

1Shares