Tanjung Raya, kaba12.com — Gubernur Sumbar Irwan Prayitno apresiasi kinerja pemerintah dan masyarakat menangani kasus danau Maninjau.
Menurutnya, dalam mengatasi masalah Danau Maninjau yang tak kunjung usai, perlu adanya partisipasi semua pihak baik pemerintah dan masyarakat, agar biota endemik di danau itu tetap berkembang.
“Kita berterimakasih kepada Pemkab Agam dan masyarakat yang bahu membahu dalam menangani dan menyelesaikan permasalahan Danau Maninjau. Hal ini sangat terlihat dari keadaan danau yang berangsur membaik,”ungkapnya saat safari Ramadhan Sumatera Barat, kunjungi masjid Syuhada, Koto Baru, Nagari II Koto, kecamatan Tanjung Raya, Minggu (27/5).
Wakil Bupati Agam Trinda Farhan Satria menyebutkan, selama dua tahun belakangan Pemkab. Agam sudah membentuk program Save Maninjau. Program tersebut sudah mulai berjalan dengan sejumlah aktivitas seperti pembersihan dan pembongkaran keramba yang tidak dipakai sampai eceng gondok.
“namun, disisilain, kita di kabupaten Agam juga memiliki sejumlah kendala dalam proses tersebut.
Seperti pengangkatan sendimen yang menjadi penyebab tercemarnya air danau. Untuk itu, kami berharap Pemprov Sumbar bisa membantu mengatasi hal ini,” ujarnya berharap.
Disamping itu, Trinda juga menjelaskan untuk membangun peradaban di Kabupaten Agam, sudah dibentuk gerakan Nagari Madani dengan tujuh kriteria dan 45 indikator yang tercantum di dalamnya.
“Salah satu indikatornya adalah menjadikan masjid sebagai pusat ibadah, pendidikan, sosial, agama, adat dan budaya,” ulasnya.
(Ardi)
