Kaba Terkini

Sepanjang 2022, 318 Pasangan Pengantin Menikah di Tanjung Raya

Foto: Bryan/KABA12.com

Maninjau, KABA12.com — Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam mencatat sebanyak 318 pasangan pengantin di wilayah itu telah melangsungkan pernikahan sepanjang tahun 2022.

Jumlah itu sedikit meningkat daripada tahun 2021, yang tercatat sebanyak 311 pasangan pengantin.

Kepala KUA Kecamatan Tanjung Raya, Sofyan Tsauri mengatakan, ratusan pasangan pengantin itu melangsungkan pernikahan di balai nikah KUA, dan luar kantor atau di rumah mempelai.

“Totalnya ada 318 pasangan pengantin yang menikah selama periode Januari-Desember 2022. Pernikahan itu dilangsungkan di kantor KUA, namun kebanyakan dilaksanakan di masjid sekitar kediaman mempelai wanita,” kata Sofyan Tsauri kepada KABA12.com, Senin (16/1).

Ia merincikan, pihaknya telah menerbitkan buku nikah dan menikahkan pasangan pengantin sebanyak 318 pasang pada tahun lalu. Rinciannya bulan Januari 23 pasang, Februari 33, Maret 20, April 2, Mei 53, Juni 26, Juli 47, Agustus 13, September 26, Oktober 17, November 21, dan Desember 37 pasang.

Ia menyebut, jumlah peristiwa nikah itu mengalami peningkatan pada bulan-bulan tertentu misalnya Mei, Juli, dan Desember. Hal itu terjadi karena bertepatan pada momentum libur Idul Fitri, libur semester sekolah, dan libur akhir tahun.

“Pada momen-momen tertentu angka pernikahan cenderung lebih meningkat daripada biasanya, karena banyak pasangan pengantin yang menikah di waktu libur panjang,” ungkapnya

Lebih lanjut disebutkan, syarat nikah yang wajib dipenuhi oleh calon pasangan pengantin masih seperti biasa yakni melengkapi surat pengantar dari walinagari setempat. Sedangkan bagi calon pengantin dari luar daerah wajib melampirkan surat pengantar dari KUA asal.

Sedangkan batas usia minimal calon pengantin laki-laki maupun wanita yang akan menikah yaitu berumur 19 tahun.

“Sesuai undang-undang perkawinan bahwa batas usia pasangan pengantin yang akan menikah minimal berumur 19 tahun. Apabila ada pasangan pengantin yang berusia dibawah 19 tahun maka mereka wajib mendapat perizinan atau dispensasi dari kantor pengadilan agama,” jelasnya.

Sementara itu pernikahan dini atau dibawah umur yang berlangsung di Kecamatan Tanjung Raya pada tahun 2022 yaitu tercatat ada 6 mempelai wanita, dan 2 mempelai laki-laki.

Semua anak dibawah umur 19 tahun itu melangsungkan pernikahan setelah mendapat dispensasi dari kantor pengadilan agama.

Sementara faktor pernikahan dini terjadi karena faktor ekonomi, pola pikir, hingga perilaku seks bebas (hamil diluar nikah).

(Bryan)

To Top