Maninjau,kaba12.-Ancaman banjir bandang masih terus membayangi wilayah Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya. Hujan lebat, kerap memicu luapan aliran sungai Batang Tumayo, bahkan merusak baronjong pengaman.
Seperti kondisi yang terjadi Minggu, (4/10/2026), dampak hujan lebat yang terjadi sejak siang, kembali memicu luapan aliran sungai Batang Tumayo,yang amukannya sudah dirasakan dampaknya sejak bencana hirometeorologi 2025 lalu.
Informasi yang diperoleh kaba12, hujan deras yang melanda wilayah Sungai Batang sejak Minggu siang, menyebabkan aliran sungai Batang Tumayo kembali meluap, mengeluarkan suara bergemuruh dengan aliran sungai yang tengah dalam proses normalisasi berwarna coklat pekat dengan aliran yang sangat deras.
Kondisi ini, membuat warga yang masih bermukim di kawasan rawan itu, bersiaga, bahkan sebagian warga memilih menghindar kawasan tepian sungai yang semakin garang pasca bencana November tahun lalu.
Bahkan, di beberapa titik, dampak terjangan aliran sungai yang sangat deras, membuat dam pengaman dan baronjong yang baru siap dipasang jebol, sehingga aliran sungai yang mengamuk, kembali tumpah ke jalur lalin, “kita masih terus melakukan pemantauan perkembangan kondisi di lapangan, “sebut Miswardi Sidi Bagindo, TKSK Agam yang memantau kondisi luapan aliran sungai Batang Tumayo, Minggu sore.
Disebutkan, dampak hujan deras, selain memicu kembali meluapnya aliran sungai besar di Sungai Batang tersebut, juga menyebabkan beberapa titik dam dan beronjong pengaman yang baru siap dipasang dengan kawat dan batu-batu besar itu jebol, sehingga kembali memicu aliran baru.
“Kita sudah himbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan, karena potensi curah hujan masih sangat tinggi, dan kemungkinan debit air sungai bisa bertambah, “sebutnya.
Bahkan, unsur pemerintah kecamatan dan nagari, sudah bersiaga di lapangan untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan, termasuk meminta warga untuk menjauh dari lokasi rawan, “kita himbau warga untuk selalu siaga, “sebut Miswardi Sidi Bagindo lagi.
Sementara,informasi yang diperoleh kaba12, dampak curah hujan tinggi di wilayah Kabupaten Agam, dalam dua hari terakhir, tidak hanya memicu luapan beberapa sungai besar yang sebelumnya terdampak banjir bandang, tapi juga memicu banjir di wilayah Kota Lubukbasung, bahkan di beberapa lokasi, ruas jalan kembali tersekat akibat dipenuhi banjir dan sampah yang bertebaran.-HARMEN.-
