Lubukbasung, KABA12.com — Asisten Bidang Politik, Pemerintahan dan Hukum, Rahman mengatakan, Pemerintah Kabupaten Agam mengharapkan kembali kepada unsur KAN agar mengoptimalkan kembali peran lembaga dan pemangku adat serta penguatan kelembagaan adat budaya.
Rahman mengungkapkan hal itu, saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) KAN se-Kabupaten Agam di Hotel Sakura Syariah Lubuk Basung, Selasa (29/10).
Menurutnya pengomptimalan lembaga serta penguatan kelembagaan adat budaya itu merupakan antisipasi yang dilakukan untuk melahirkan generasi muda minang yang berkarakter dan berakhlak mulia.
Dijelaskan, menghadapi era modrenisasi, di samping ilmu agama generasi muda juga harus dibentengi oleh pengetahuan falsafah Minangkabau Adat Basandi Sarak, Sarak Basandi Kitabullah.
Menurutnya, peran ninik mamak dan orangtua sangat menentukan terhadap perkembangan prilaku dan sikap generasi muda ke depannya.
‘’Selain itu, pemerintah juga memiliki peran dan kepentingan dalam mengembangkan dan melestarikan nilai-nilai budaya dan adat dalam kehidupan sehari- hari.’’katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari, Teddy Martha, mengatakan tujuan dari penyelenggaraan rakor adalah untuk meningkatkan koordinasi, menjalin silaturahim dan sharring informasi bagi sesama pengurus mengenai Kerapatan Adat Nagari di Kabupaten Agam.
“Harapannya setelah Rakor ini ada peningkatan penguatan kelembagaan yang disusun setiap KAN di nagari, sehingga kelestarian adat dan budaya bisa terjaga, terutama peranannya sebagai ninik mamak dalam kaum bisa menjaga anak kemenakan dari pengaruh prilaku menyimpang,” harapnya.
(Ardi)
