Perdana, Bupati Buka Festival Kampung Inggris Agam

Lubukbasung, kaba12 — Pemkab. Agam gelar festival kampung Inggris perdana yang dibuka secara resmi Bupati Agam diwakili Asisten I Sekab. Agam Rahman, S, Ip, MM di Balairung Kediaman Resmi Bupati Agam, Senin, (13/11).

Pembukaan festival yang merupakan salah satu program kerja Disdikbud.Agam itu, dihadiri kepala OPD, tim fasilitator Kampung Inggris dan camat pilot proyek serta Wali Nagari pilot proyek Kampung Inggris serta Tenaga Ahli Bupati Efriyon Baikuni.

Menurut Drs. Isra, MPd, Kepala Disdikbud Agam yang menyebutkan, 7 target kegiatan, masing-masing
mengukur keberhasilan Kampung Inggris di Agam, mengembangkan program pembelajaran untuk mencapai kompetensi yang lebih luas, wadah bagi pengelola KIA untuk menjalin komunikasi, wadah menarik minat masyarakat untuk ikut serta dalam proses pembelajaran sehingga pengelolaan dapat menyaring calon yang lebih baik.

Kemudian untuk menarik minat masyarakat dalam proses pembelajaran sebagai forum pengembang pariwisata khususnya program keunikan dan keunggulan destinasi wisata.

” Bahkan, event ini sebagai forum bagi anak nagari dalam meningkatkan motivasi dan potensi untuk masuk ke perguruan tinggi terbaik di Indonesia sekaligus sebagai upaya mempromasikan kepada masyarakat baik lokal maupun nasional, ” jelasnya.

Sementara itu juga ia terangkan, dalam festival ini akan diadakan kontes video blog dan debate kontes.

“Kita akan lakukan kegiatan kontes video blog dan debate kontes yang terdiri dari satu tim per Nagari setiap tim terdiri dari lima orang dan yang kedua adalah debat kontes terdiri dari satu tim per nagari setiap tim terdiri dari tiga orang” terang Isra.

Sementara menurut ketua tim fasilitasi teknis sekaligus dewan juri Efriyon Baikuni, menyampaikan tahapan dan penilaian lomba dalam festival memperebutkan 2 piala bergilir itu masing-masing KIA Succes, dan KIA Contest.

” Ada 3 elemen yang akan dinilai yaitu konten yang berisikan argumen dalam menyampaikan pesan, manner mengukur sikap dalam menyanggah argumen, dan matter yaitu strategi dalam menyanggah. Ketiga elemen ini dinilai dalam kontes debat, “jelasnya.

Penilaian dalam festival ini akan diberi 3 skor tertinggi akan ditetapkan sebagai juara.

Sedang Bupati diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra Rahman, mengatakan era globalisasi ini tenaga kerja dituntut menguasai pengetahuan lokal, Nasional dan Internasional.

Ditambahkan, KIA merupakan jawaban terhadap kemajuan era globalisasi tersebut dan evaluasi harus selalu dilakukan.

” Kegiatan ini merupakan evaluasi terhadap kegiatan yang telah ditetapkan ,” tegasnya.

Ditambahkan, program ini merupakan jawaban tantangan untuk masa datang dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat.

“Kegiatan ini juga untuk memperkuat promosi kepariwisataan yang ada di Kabupaten Agam untuk mengkomunikasikan adat budaya dan agama berdasarkan filosofi, adat basandi sarak, sarak basandi kitabullah, ” ulas Rahman.

Acara ini diikuti 48 peserta yang berasal dari 6 nagari yang dijadikan pilot projek Kampung Inggris Agam yang digelar sehari penuh.

HARMEN

0Shares