Bukittinggi, KABA12.com — Aksi penipuan dengan modus meminta sumbangan untuk pembangunan Masjid Tabligiyah Garegeh, terungkap. Pelaku berhasil diamankan oleh warga, petugas kepolisian bersama panitia pembangunan masjid itu.
Ketua pembangunan Masjid Tabligiyah Garegeh, Dedi Fatria, melalui sekretaris, Salim, menjelaskan, beberapa hari terakhir, sempat beredar informasi bahwa adanya oknum yang meminta sumbangan untuk pembangunan Masjid Tabligiyah Garegeh ke rumah rumah warga. Oknum itu, menyodorkan stiker kaligrafi, sebagai penguat untuk para korbannya dan uang hasil penjualan dipakai pribadi oleh oknum itu.
“Kami dapat informasi kalau ada oknum yang menjual stiker kaligrafi, sebagai upaya untuk meminta sumbangan pembangunan masjid. Sementara dari panitia sendiri, tidak pernah ada menyebarkan stiker itu. Secara resmi, panitia pembangunan masjid, membagikan kalender secara gratis, kemudian untuk meminta sumbangan secara resmi, berupa kupon yang dijalankaj oleh panitia yang telah ditunjuk. Itupun ditawarkan ke pasar pasar, bukan ke rumah rumah,” jelas Salim.
Dari infornasi yang beredar, tentu pihak panitia dan pengurus masjid melaporkan ke pihak berwajib. Alhasil, pelaku penipuan itu berhasil diamankan oleh warga setempat.
“Alhamdulillah pelaku sudah diamankan. Kami tentunya atas nama pengurus dan panitia pembangunan Masjid Tabligiyah Garegeh, berterimakasih kepada pihak kepolisian, terutama bhabin kelurahan Garegeh yang berhasil mengungkap kasus ini,” ujarnya.
Pelaku inisial “D” diamankan oleh warga Jalan PDRI, Daujuang, kelurahan Koto Salayan, Rabu (16/02). “Setelah diamankan warga melaporkan kejadian itu ke Bhabin Kantimbas dan setelah mediasi di Polsek Kota Bukittinggi, persoalan ini dapat diselesaikan secara kekeluargaan. Namun hal ini dapat menjadi pelajaran untuk kita semua, agar dapat berhati-hati dengan bentuk permintaan sumbangan,” pungkasnya.
(Ophik)
