Kabut Asap Kian Pekat, Orangtua Siswa Minta Pemkab. Agam Peduli

Lubukbasung, kaba12. -Kabut asap yang menutupi permukaan udara di wilayah Lubukbasung kian pekat, Minggu, (13/9/2026) malam kian pekat.

Para orangtua yang anak- anaknya masih bersekolah di SD dan SMP, makin kuatir dampak yang berpotensi dialami anak-anak mereka, karena hingga saat ini, kebijakan Pemkab. Agam terhadap kegiatan pendidikan di sekolah masih belum jelas dan tegas .

Pasalnya, potensi kabut asap yang secara kasat mata makin tebal, aktifitas sekolah masih berjalan, sementara hingga kini pemberlakuan libur belajar di sekolah, termasuk sistim daring, atau kegiatan belajar sistim terbatas, masih tidak diberlakukan Pemkab. Agam.

” Kabut asap kian tebal, anak-anak masih belum diliburkan, kami kuatir dampaknya akan buruk pada anak-anak kami, karena pemerintah masih hanya melakukan imbauan tanpa upaya jelas di lapangan, ” sebut Hendri Y, warga Padang Baru yang mengaku kuatir akan dampak kabut asap pada anaknya di sekolah.

Hendri yang mengaku berinisiatif meliburkan sekolah anaknya sendiri itu mengaku, aktivitas anak di sekolah, juga kurang terawasi karena masih banyak anak yang bermain di luar ruangan, dan tidak memakai masker.

” Kami minta ada perhatian serius dan instruksi khusus dari pemerintah, untuk mengantisipasi dampak terhadap anak kami, ” tegasnya.

Masih belum adanya kebijakan Pemkab. Agam meliburkan kegiatan pendidikan di sekolah, termasuk pola terbatas, sebelumnya dibenarkan Kadinas Pendidikan dan Kebudayaan Agam Andri, ST, MT, waktu dikonfirmasi kaba12 pekan lalu.

Terkait kebijakan meliburkan sekolah atau pola khusus untuk mengantisipasi dampak terhadap para siswa terutama SD dan SMP, masih akan dievaluasi pihaknya, menyikapi perkembangan kondisi di lapangan, ” kita masih terus memantau perkembangan di lapangan, ” sebutnya.

Sementara, pantauan kaba12 Sabtu lalu, di berbagai sekolah, khususnya di Lubukbasung, kegiatan pendidikan masih berjalan, juga terlihat tidak ada aturan khusus pemakaian masker bagi anak-anak di sekolah, seperti di SDN 63 Lubukbasung, SMPN 3 Lubukbasung dan beberapa sekolah lain, termasuk di taman kanak-kanak . – HARMEN

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buktikan kemanusiaan Anda: 0   +   7   =