Penanganan Dampak Ekonomi Covid-19, Indra Catri Targetkan 65 KK Terselamatkan

Bupati Agam Dr.H.Indra Catri targetkan 65 persen kepala keluarga (KK) di kabupaten Agam terlayani dengan beragam jenis bantuan yang disiapkan pemerintah dalam penanganan dampak ekonomi (PDE) Covid-19 di kabupaten Agam.

Pemkab.Agam sudah mendata seluruh masyarakat yang terdampak, dengan target minimal 65 persen KK dari seluruh total KK di kabupaten Agam bisa terserap bantuan percepatan penanganan penyebaran Covid-19 dengan berbagai jenis bantuan yang sebagian sudah didistribusikan sebelumnya.

Bahkan, memasuki bulan kedua pandemic Covid-19, akhir Mei ini, Pemkab.Agam sudah mulai mendistribusikan bantuan BLT memanfaatkan dana APBD 2020, dengan estimasi KK yang terlayani mencapai 22,2 persen.

Seperti dijelaskan Bupati Agam Dr.H.Indra Catri, upaya penanganan dampek ekonomi (PDE) Covid-19 di kabupaten Agam, pemerintah bersama berbagai pihak, menyalurkan 6 jenis bantuan untuk masyarakat, baik bantuan dari pemerintah pusat, dana desa, Pemprov Sumbar, dana daerah dan bantuan pihak ketiga lainnya, dengan total estimasi warga yang terlayani mencapai 65 persen dari total KK di kabupaten Agam.

Persentase penyaluran bantuan itu berasal dari PKH dari Kemensos RI sekitar 13 persen, BST dari Kemensos sekitar 14 persen, BLT dari Propinsi sekitar 7 persen, BLT Dana Desa/Nagari sekitar 8 persen, BLT Kabupaten Agam sekitar 22,2 persen dan donatur/ pihak ketiga lainnya sekitar 1 persen.

Dijelaskan, saat ini proses pencarian BLT Kabupaten Agam sudah mulai disalurkan, sementara jenis bantuan lain, mayoritas sudah tuntas disalurkan dan sudah dinikmati masyarakat yang berhak menerimanya.

Pencarian berbagai jenis bantuan diluar BLT Kabupaten Agam, masing-masing PKH Kemensos RI sekitar 13 persen dari jumlah KK sudah rampung, BST Kemensos sekitar 12 persen dari jumlah KK, sesuai tahapan dari pusat, BLT Pemprov Sumbar sekitar 7 persen sudah rampung, BLT dari Dana Desa sekitar 8 persen sudah rampung dan bantuan dari pihak ketiga lainnya sekitar 1 persen masih terus berlanjut.

Dengan demikian tercatat sudah 41 % dari total dana yang akan disalurkan (43 persen) dari jumlah KK. Sisanya, sekitar 2 persen akan tuntas disalurkan sampai akhir bulan Mei 2020. Sementara BLT Kabupaten Agam penyalurannya akan rampung Minggu Pertama bulan Juni.(*)

BLT Pemkab.Agam Program Pamungkas PDE Covid-19

Program bantuan langsung tunai (BLT) Pemkab.Agam yang kini dalam proses penyaluran pada masyarakat merupakan program pamungkas yang dilakukan pemerintah kabupaten Agam dalam mengantisipasi dampak penanganan penyebaran Covid-19.

Bahkan, bagi Kabag.Protokol-Komunikasi Pimpinan Sekab.Agam Khasman Zaini, program BLT Pemkab.Agam yang secara marathon dituntaskan oleh jajaran terkait, merupakan BLT “melengkapi” seluruh jenis bantuan untuk masyarakat kabupaten Agam yang terdampak Covid-19 secara langsung.

“ Sesuai instruksi pimpinan, BLT Pemkab.Agam dengan nomimal yang sangat besar, akan melengkapi seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat yang berhak namun belum mendapatkan bantuan, karena proses penyaringannya sangat ketat di tingkat nagari, “ tegas Khasman Zaini.

Itu sebabnya, ulas Khasman Zaini, penyalurkan BLT Kabupaten Agam sengaja dilakukan pada saat terakhir, dengan pertimbangan, terutama menggenapi sasaran BLT yang lainnya, menutupi pengurangan sasaran akibat perobahan regulasi dari BLT yang ada,menampung sasaran baru yang dinilai berhak mendapat bantuan namun belum terdata oleh tim survey pemerinah nagari.

Ditegaskan Khasman Zaini, sesuai instruksi bupati Agam, proses penyaluran bantuan untuk warga terdampak langsung Covid-19, baik BLT Pemprov Sumbar, BST Kemensos RI, BLT Dana Desa, BLT Pemkab Agam dan jenis bantuan lainnya, akan terus dievaluasi dan diawasi proses penyalurannya agar betul-betul tepat sasaran.

Selain itu, untuk memaksimalkan pengawasan, Pemkab.Agam sengaja menurunkan tim pengawasan termasuk memasang stiker di setiap rumah warga penerima bantuan, agar tidak terjadi tumpang tindih bantuan dan warga bisa mendapatkan jenis bantuan PDE Covid-19 secara merata sesuaitarget 65 KK di kabupaten Agam.(*)

Bupati Indra Catri : Terima Bantuan-Stiker Dipasang

Bupati Agam Dr.H.Indra Catri ingatkan masyarakat penerima berbagai jenis bantuan dari pemerintah dalam upaya penanganan dampak ekonomi (PDE) Covid-19 di kabupaten Agam untuk memasang stiker di rumah masing-masing.

Pemasangan stiker itu penting sebagai bentuk perhatian dan kepedulian bersama,karena pandemic Covid-19 merupakan musibah bersama yang harus diatasi bersama, sekaligus sebagai upaya untuk mengantisipasi tumpang tindih bantuan yang disalurkan pemerintah.

Hal itu diingatkan bupati Agam Dr.Indra Catri dalam rangkaian lawatannya ke berbagai nagari di kabupaten Agam, khususnya saat penyerahan dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kabupaten Agam pada masyarakat.

Dijelaskan Bupati Indra Catri, program dana BLT Kabupaten Agam, pihaknya sengaja merubah salah satu jenis bantuan beras dan sembako yang diberikan pada bulan pertama menjadi BLT pada bulan kedua ini, dalam rangka melengkapi pemberian bantuan terhadap masyarakat yang terdampak Covid-19 di Kabupaten Agam, khususnya yang belum terakomodir dalam 5 jenis BLT sebelumnya.

“ Kita sengaja menyalurkan BLT Kabupaten Agam, pada saat terakhir, dengan tiga pertimbangan untuk menggenapkan sasaran BLT lainnya, untuk menutup pengurangan sasaran akibat perobahan regulasi dari BLT yang ada dan untuk menampung sasaran baru yang dinilai berhak mendapat bantuan namun belum terdata oleh tim survey pemerintah nagari,” jelasnya.

Ditambahkan, BLT Kabupaten Agam ini, diharapkan dapat menggenapi sekaligus menuntaskan pemberian bantuan kepada masyarakat yang betul-betul berhak mendapatkannya yang sudah diputuskan oleh pemerintahan nagari melalui Musyawarah Khusus Nagari.

Bupati Indra Catri berharap, seluruh aparatur terkait di jajaran Pemerintah Kabupaten Agam sampai ke nagari agar bisa menuntaskan pemberian bantuan secara transparan dengan pemasangan stiker sesuai dengan jenis bantuannya.(*)

PDE Covid-19 Stok Beras Agam Aman Juli 2020 Diproyeksi Surplus 54.330 Ton

Bupati Agam Dr.H.Indra Catri yakinkan, stok pangan di kabupaten Agam aman menghadapi masa darurat pandemic Covid-19. Bahkan untuk 3 bulan kedepan sampai Juli 2020 produksi beras diproyeksi surplus 54.330 ton.

Bahkan diyakinkan, tidak hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan beras masyarakat di kabupaten Agam, produksi pertanian, khususnya padi di daerah ini, juga menjadi pemasok beras bagi beberapa daerah lain di Sumatera Barat.

Dijelaskan, ditengah pandemi Covid-19 saat ini, harus dijamin hadirnya food security atau solusi keamanan pangan rakyat. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Agam terus berupaya mengamankan hasil produk pertanian agar cadangan pangan masyarakat selalu tersedia.

“Itu tugas saya dan jajaran pemerintah kabupaten Agam, semua kekuatan harus kita kerahkan mempersiapkan ketahanan pangan kita, agar kebutuhan konsumsi masyarakat terjamin, dalam masa-masa sulit ditengah pandemic Covid-19 ini,” tegas Indra Catri.

Secara detail, Indra Catri mengungkapkan bahwa neraca pangan di Kabupaten Agam cukup bagus, terkendali dan tersedia. Bahkan, hasil produksi pertanian di Kabupaten Agam juga memenuhi kebutuhan pangan di kabupaten-kota lain di Sumbar.

Sesuai data, pada bulan April produksi beras di Kabupaten Agam sebanyak 20.914 ton dari luas areal panen sawah 6.231 hektar. Sedangkan untuk tiga bulan kedepan dari bulan Mei sampai Juli, diperkirakan produksi beras sebanyak 61.377 ton dari luas areal panen sawah 18.357 hektar.

Ditambahkan, secara komulatif, dari bulan April sampai Juli akan ada panen dari sawah-sawah masyarakat dengan luas panen 24.462 hektar, sehingga ketersediaan beras sebanyak 82.291 ton, dengan kebutuhan untuk konsumsi berkisar 27.961 ton. “Artinya, dalam tiga bulan kedepan, Agam akan surplus beras sebanyak 54.330 ton”, jelasnya.(*)

Bupati Indra Catri Minta Warga Selalu Siaga

Bupati Agam minta masyarakat untuk selalu siaga dalam berbagai hal, termasuk siaga dalam masalah pangan dengan mengoptimalkan program Agam menyemai, menanami halaman dan kebun dengan berbagai jenis tanaman bermanfaat.

Hal itu penting sebagai langkah antisipasi dini terhadap kebutuhan pangan rumah tangga dalam kondisi sulit saat ini, karena pemerintah pun masih terus berupaya mempersiapkan berbagai program pendukung untuk penyelematan kebutuhan pangan masyarakat.

Hal itu ditegaskan bupati Agam Dr.Indra Catri terkait dengan langkah pihaknya yang intensif mengawasi kegiatan pertanian di lapangan, terutama memantau perkembangan produksi padi, kebun sayuran, bawang, cabe dan jenis komoditi lain.

Bahkan sepanjang bulan Ramadhan ini, bupati Agam bersama kadinas Pertanian Agam Arief Restu langsung berdialog dengan para petani di lapangan terkait dengan ketersediaan stok pangan dan berbagai komoditi andalan kabupaten Agam untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.

“ Inshallah, stok pangan kita aman, “ tegas Indra Catri optimis.

Walau demikian dia berharap, seluruh masyarakat dimintai berperan dalam menyelamatkan dapur masing-masing, dengan program menanam, program Agam menyemai, “ saat inilah program Agam menyemai dibuktikan manfaat dan keunggulannya, “ tegas Indra Catri.

Ditegaskan, sesuai targetnya, 65 KK di kabupaten Agam akan bisa ditampung dengan berbagai jenis bantuan dampak penanganan Covid-19, namun hal itu akan sulit direalisasikan jika masyarakat tidak ikut berperan, “ semarak Agam menyemai adalah aura penyelamat masyarakat Agam saat ini, “tegasnya dengan bersemangat. (*)

0Shares