Bukittinggi, KABA12.com — Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Bukittinggi memastikan persediaan daging sapi selama Ramadhan hingga Idul Fitri 1438 Hijriah mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Bukittinggi.
“Persediaan daging untuk kebutuhan bulan puasa dan lebaran tahun ini aman,” kata Melwizardi, Rabu (24/05).
Ia mengatakan persediaan daging ini dari hasil ternak masyarakat, dan dari daerah tetangga, seperti Agam, Payakumbuh, dan Tanah Datar, “namun pemotongannya tetap di rumah potong hewan Bukittinggi, 100-120 ekor dipotong setiap hari, ” ujarnya.
Sementara mengenai harga jual daging sapi lokal itu menurut Melwizardi, masih normal Rp130.000 per kg.
“Dibandingkan daerah lain harga jual daging di Bukittinggi masih tergolong tinggi, namun harga Rp130.000 disini dianggap warga masih normal, dan kita berharap penjual tidak mengambil kesempatan untuk menaikkan harga,” katanya.
Dipastikan stok daging di Bukittinggi masih mencukupi kebutuhan warga, pihaknya pun juga tidak akan memasukkan tambahan daging impor ke kota pariwisata itu, meski harganya relatif miring, “kita yakin stok masih akan mencukupi, jadi masih belum membutuhkan tambahan daging impor,” sebutnya.
Disisi lain, Kepala Bulog Sub Divre Bukittinggi, Sultani mengatakan pihaknya bersedia mensuport pemasukan daging impor ke kota Bukittinggi, jika pemerintah kota menginginkan.
“Sesuai edaran kementrian, daging impor boleh didistribusikan keseluruh Indonesia, tergantung wilayah masing-masing , jika daerah mau Bulog akan siap membantu. Karena kita telah pastikan penyembelihan daging impor sesuai kaidah Islam, dan berlabel halal, dan harganyapun murah dibanding daging lokal,” ulasnya.
(Jaswit)
