Lubukbasung, kaba12.com — Pasca terbakar dua pekan lalu, 10 ruangan SMAN 1 Lubukbasung bakal kembali dibangun tanpa meninggalkan ornament khas bangunan, terutama bangunan tua bekas peninggalan Belanda yang menjadi kebanggaan sekolah tersebut.
Bangunan yang terbakar merupakan cagar budaya, yang konstruksi bangunannya masih kokoh, walau sudah terbakar dan hanya menghanguskan material kayu, di lantai, atap dan pintu bangunan.
Ketua komisi SMAN 1 Lubukbasung Khairul Koto menyebutkan, pihaknya bersama unsur sekolah dan para alumni, berharap, upaya perbaikan dan pembangunan kembali bangunan yang terbakar, tidak merubah ornament khas bangunan peninggalan Belanda yang selama ini berdiri kokoh di dalam kompleks SMAN tersebut.
Dan hal itu direncanakan pihaknya akan ditindaklanjuti bersama, saat perbaikan dilakukan, sementara bangunan lain, direncanakan akan dibangun baru, karena sudah hancur dimamah api saat musibah kebakaran tersebut.
Kebakaran hebat, yang terjadi Minggu,(17/6) lalu, menghanguskan 10 ruangan di sekolah tertua di Lubukbasung tersebut, dengan kerugian ditaksir mencapai Rp.800 juta lebih, termasuk seluruh perangkat dan sarana yang ada dalam 10 ruangan tersebut, sama sekali tidak bisa diselamatkan.
(Ardi)
