Kaba Terkini

Operasi Khusus Malam Minggu, 23 Pembalap Liar Diamankan

Lubukbasung, kaba12.com — Operasi khusus penertiban aksi balapan liar di kompleks stadion Bukik Bunian, Pulai Lubukbasung berhasil mengamankan 23 pembalap liar termasuk para pembalap.

Aksi balap liar yang meresahkan warga bahkan sudah menjurus pada aksi kriminal yang merugikan warga itu dilakukan aparat gabungan Polres Agam, Polsek Lubukbasung bersama aparat pemerintah nagari persiapan Surabayo Lubukbasung bersama aparat pemerintah nagari persiapan Sungai Jariang Lubukbasung itu, merupakan jawaban akan keresahan dampak makib beraninya aksi balap liar Sabtu,(5/12) malam hingga Minggu dini hari.

Ironisnya, para pembalap liar yang berhasil diamankan tim gabungan mayoritas justru berasal dari luar Lubukbasung, baik dari kecamatan Tanjung Raya, Kecamatan Ampek Nagari, bahkan dari kabupaten Padang Pariaman.

Saat ini, seluruh kendaraan yang diduga terlihat dalam aksi balap liar itu diamankan di Polres Agam termasuk para pengguna kendaraan untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.

Dalam penertiban yang melibatkan walijorong Surabayo Rino Syamna Putra, Mairizal, pj.walinagari persiapan Sungai Jariang Lubukbasung, tokoh ninik mamak yang juga ketua tim nagari persiapan Sungai Jariang Lubukbasung M Ater Dt.Manambun St.Iskandar ketua Ikatan Pemuda Nagari Surabayo (IPNS), Mesfian Dreky, ketua Ikatan Pemuda Nagari Persiapan Sungai Jariang Lubukbasung (IPNSL), Adedi Ketua RK Pulai, dan unsur masyarakat lain yang bergabung bersama jajaran Keplisian diantaranya Kapolsek Lubukbasung, KBO Reskrim Hengky F bersama jajaran Polres Agam.

Operasi gabungan bersama masyarakat itu, disebutkan Rino Syamna Putra, wali jorong Surabayo, merupakan penertiban yang dilakukan berbagai elemen masyarakat dibantu aparat kepolisian menyikapi keresahan warga akibat aksi balap liar yang setiap malam minggu digelar oleh para remaja dari berbagai daerah.

Disebutkan Rino Syamna Putra, aksi para pembalap liar itu bahkan sudah berani mencuri BBM warga, saat mengisi BBM di kedai eceran, langsung kabur karena enggan membayar, “ kita prihatin akan hal itu, “ sebut Rino Syamna Putra lagi.

Saat ini, proses penertiban masih berlangsung, dan 23 yang berhasil diamankan langsung dibawa ke Makopolres Agam, termasuk para pelaku yang berhasil ditangkap aparat gabungan bersama warga.

(Jaswit)

0Shares
To Top