Mulai PBM, Warga Pesantren Ikuti Protokol Kesehatan

Lubukbasung, KABA12.com — Kasubag TU Kantor Kementerian Agama Kabupaten Agam, Kamiri, mengatakan banyak perubahan yang terjadi dengan penerapan kenormalan baru dalam masa pandemi Covid-19.

Menurutnya, kini setiap santri, pengajar dan pengurus pesantren pun harus mengenakan masker dalam berkegiatan. Santri juga dihimbau untuk rajin mencuci tangan.

Setiap pagi, santri juga diajak untuk berolahraga guna menjaga kesehatan tubuh, termasuk juga asupan vitamin yang cukup.

Dalam kegiatan belajar mengajar, santri pesantren pun harus mengikuti aturan tentang social distancing. Pada sistem belajar mengajar, satu meja yang tadinya bisa digunakan dua santri kini hanya dapat dipakai satu santri saja.

“Ini kita lakukan agar santri bisa fokus dalam belajar,” ujarnya

Pihaknya juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Agam.

(Jaswit)

0Shares